Entri Populer

Holy Sniper Persembahan Daulah Islam Iraq Untuk GAZA

Diposkan oleh jundullah-online Sabtu, 18 April 2009

"Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah dan musuhmu dan orang orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya . (Al anfal 60)"

The Holy sniper

Untuk para penjaga akidah dan pejuang syariah

Untuk para pembela Millah Ibrahim yang berjuang demi menegakkan kalimah Tauhid

Untuk para pejuang yang bercita cita menegakkan khilafah di muka bumi

Untuk para penggenggam bara yang terus bersabar atas segala ujian

Untuk para pejuang yang terus bertahan dan berkorban

Untuk anak-anak, para wanita dan orang orang tua muslimin

Untuk para pemuda yang sabar di medan juang ketika zaman di belenggu syahwat

Untuk seluruh keluarga seiman kita, kehormatan kita dan bumi suci kita

Untuk Palestina dan Gaza yang mulia




Sungguh menembak adalah kekuatan.

Hari demi hari, taktik serangan Mujahidin semakin hebat dan canggih, dengan memanfaatkan pengalaman yang semakin bertambah dalam menghadapi musuh dan senjata operasi Syahid, merupakan titik kemajuan tercanggih pada persenjataan dan strategi peperangan yang di miliki Mujahidin benar benar telah membuktikan kekuaratannya serta efek pukulan pada kejiwaan musuh.

Jitu dalam menembak adalah sebuah kebanggaan tersendiri dalam sejarah peperangan, para Sniper atau yang biasa di sebut Sniper biasanya menjadi kebanggaan bagi pasukannya, semua itu karena tembakan yang jitu bisa membuat rasa takut pada jiwa musuh yang selalu merasa khawatir bahwa kematian akan datang dari sisi yang tak di sangkanya. Sniper adalah malaikat maut yang datang secara diam diam, pembunuh berdarah dingin yang memporak porandakan rencana musuhnya.

Rasulullah saw. Selalu memilih para pemanah yang jitu serta menempatkan mereka di tempat yang strategis, antara Sahabat nabi yang di kenal pemanah ulung adalah Saad bin abi waqqash ra. Sebagai orang pertama yang menembakkan panahnya fisabilillah dan beliau juga seorang pemberani, hingga Rasulullah saw. Secara khusus menyebut namanya dalam sabdanya: Panahlah wahai saad, tebusanmu ayah dan ibuku.

Abu Thalhah ra. Juga seorang pemanah yang ulung, sebagaimana yang di ceritakan anas ra, bahwa talhah adalah seorang pemanah yang kuat badannya, hingga dalam sebuah peperangan dia bisa mematahkan dua atau tiga busur, pernah seorang lelaki yang membawa ransel penuh berisi anak panah melewati anas, lalu beliau berkata: berikan saja semua itu kepada thalhah.

Anas ra. Berkata: Rasulullah saw. Pernah berlindung di balik sebuah tameng bersama thalhah, sednag thalahah adalah seorang pemanah yang sangat jitu, maka jika dia memanah, rasulullah menyempatkan diri untuk melihat sasaran panahnya.





Artikel Terkait:

0 komentar

Poskan Komentar