Entri Populer

Apa Hukumnya Merayakan Maulid Nabi ? 3/4

Diposkan oleh jundullah-online Kamis, 19 Februari 2009

Oleh
Imam Muhammad bin Ali bin Muhammad Asy Syaukani ( 1173 – 1250 H )

Bagian Ketiga dari Empat Tulisan [3/4]


KITAB “APA HUKUMNYA MERAYAKAN MAULID NABI ? “

Pertanyaan yang dilontarkan kepada Imam Muhammad bin Ali bin Muhammad Asy Syaukani ( 1173 – 1250 H )

Biografi Pengarang:
Namanya: Muhammad bin Ali bin Muhammad bin Abdullah bin Hasan bin Muhammad bin Sholah bin Ibrahim bin Muhammad Al’afif bin Muhammad bin Rizq.

Gelarnya: Asy Syaukani. Dan dia kenal dengan gelar ini.

Tempat dan tanggal lahir: Beliau lahir di daerah Syaukan pada tahun 1173 H.

Guru-guru beliau yang masyhur:

[1].Gurunya yang paling pertama adalah orang tuanya, beliau membaca kepadanya kitab “syarh Al azhar” dan yang lain-lain.
[2] Imam Abdurrahman bin Qosim Al Madani.
[3] Imam Ahmad bin ‘Aamir Al Hidai.
Dan yang lain-lain.

Tugas/ kerja beliau:

Beliau menjabat sebagai Qhodi di Shan’aa, sementara umurnya diantara tiga atau empat puluh tahun.

Karangan-karangannya:

[1] “As Sailul Al Jarrar ‘Ala Hada’iq Al Azhar”
[2] ‘Fathu Al Qodir ‘ tentang tafsir Al Qur’an.
[3] Irsyadul Fuhul ila tahqiq Al Haq min ‘ilmi al Ushul’.
[4] ‘Nailul Autar syarh Muntaqa Al Akhbar’
[5] Risalah fi Hukmil Maulid”.
[6] Ad Durar Al Bahiyyah” dan syarahnya ‘ Ad Darari Al Mudhiyyah’. Dan yang lain-lain berupa kitab-kitab yang bermanfaat.

Wafatnya:

Beliau meninggal pada bulan Jumadil akhir pada tahun 1250 H, dan dikebumikan di “ Al Huzaimah”.

Bukti Kebenaran Kitab Ini Milik Pengarang:
Pertama: Beliau menisbatkan kitab ini kapada dirinya didalam kitab “Al-Badru Ath-Thooli’”(2/221) takkala berbicara tentang karya-karya beliau, sambil berkata: dan “risalah tentang hukum maulid”.

Kedua: Didapatkan pada lembaran pertama dari manuskrif ini, kumpulan dengan nomor: (7800) yang mencakup 23 manuskrif, semuanya milik pengarang yang terdapat di Universitas Malik Su’ud di Riyahd.

Ketiga: pengarang menutup manuskrif ini dengan perkataannya: “Ditulis oleh yang menjawab Muhammad bin Ali Asy syaukani”.

Keempat: pengarang memuji dan mencela dua orang yang hidup semasa dengan belia, yaitu :Al Imam Al Mahdi Lidinillah Al ‘abbas bin Al Manshur,(yang dipuji) dan anaknya : Al Imam Al Manshur Billah (yang dicela). Lihat biografi mereka berdua halaman (50 dan 51).

Kelima: Risalah ini bersamaan dengan risalah yang lain yang milik beliau juga dengan judul: “Ithla’ Arbabi Al Kamal Ala Risalti Al Jalal Fi Al Hilal Fi Ikhtilal”. Dan risalah ini ada namanya di “Al Badru Ath-Tholi’” (2/220).

Sifat Dari Manuskrif Ini:

Manuskrif ini terdapat dalam kumpulan yang mencakup 23 risalah, seluruhnya milik As Syaukani, pada setiap halaman jumlah barisnya sampai 33 baris, dan jumlah kalimatnya 14 kalimat, tulisannya naskh bagus dan jelas, dan tidak ada yang terhapus keculai tiga kalimat disebabkan oleh kelembaban dan lain-lain. Dan manuskrif ini diawalnya terdapat Risalah yang lain dan diakhirnya risalah yang ketiga dengan judul: “Ithla’ Arbabi Al Kamal Ala Risalti Al Jalal Fi Al Hilal Fi Ikhtilal”.

Kerja Saya (Pentahqiq) Dalam Risalah ini:

[1] Menulisnya, memperbaiki apa yang seharusnya diperbaiki dan memberi tanda baca.
[2] Mengomentari sebagian permasalahan.
[3] Menulis biografi nama-nama yang terdapat dalam risalah ini.

Judul Risalah:
Saya pilih judul risalah ini sesuai dengan yang ditulis oleh pengarang didalam kitab” Al Badru Ath Tholi’ “ (2/221) yaitu “ Risalah Tentang Hukum Maulid”. Dan apa yang didapatkan pada lembaran pertama tentang judul-judul manuskrif-maniskrif yang ada bersama kumpulan ini kemungkinan ijtihad para penulis. Dan semoga Allah memberikan taufiqNya.



Artikel Terkait:

0 komentar

Poskan Komentar