Entri Populer

Diposting oleh jundullah-online

Alkisah dua orang aktivis masjid dari dua generasi yang berbeda sedang bercengkerama. Aktivis yang lebih tua telah menjadi pemimpin sebuah kelurahan. Sementara aktivis yang lebih muda adalah pegawai kantor kelurahan. Keduanya berbincang di rumah aktivis yang lebih tua. “Pak gimana sih rasanya menjadi pemimpin?” tanya aktivis yang lebih muda. “Ya jelas enak lah, kalau tidak enak mana saya mau bersusah payah dan berkorban agar menjadi pemimpin,” jawab aktivis yang lebih tua dengan mantap. Aktivis yang lebih muda itu terhenyak sesaat. Kemudian ia tersenyum. Dalam hatinya ia merenung, benarkah menjadi pemimpin itu enak? Padahal ia mengetahui persis bahwa aktivis seniornya itu harus merogoh koceknya lebih dari 100 juta untuk bisa memegang jabatan saat ini. Padahal ia melihat aktivis seniornya itu selalu kelihatan sibuk dan ada seabrek tugas yang harus dikerjakan. Ia bekerja lebih keras dan lebih banyak dibanding sebelum menjadi pemimpin. Tidak bisa dipungkiri lagi bahwa banyak aktivis Islam, aktivis dakwah dan orang shalih berubah drastis saat telah memegang jabatan. Banyak di antara mereka sejak awal harus rela mengumpulkan dana ke sana kemari dan berjuang keras agar bisa mencapai jabatan tersebut, dengan misi memperjuangkan agama Allah dan syariat Allah. Namun saat jabatan yang dicari telah diraih, kondisinya berubah seratus delapan puluh derajat. Jika ia semula orang yang terbiasa hidup sederhana, wara’ dan agak zuhud; maka jabatan telah merubah pola kehidupannya secara lambat namun pasti dan mantap. Rumah mewah, kendaraan mewah, harta melimpah dan berbagai fasilitas hidup luks lainnya menjadi bagian tak terpisahkan dari dirinya. Jika dahulu pergaulannya berkutat pada masjid, jama’ah shalat dan aktivis dakwah; kini berubah menjadi orang-orang berdasi yang lebih enjoy melakukan meeting di hotel, restaurant dan kafe. Jika semula membiayai sekolah anak-anaknya di tingkat pendidikan dasar dan menengah saja ia harus membanting tulang, kini anak-anaknya bisa mengenyam pendidikan di perguruan tinggi yang ternama tanpa ada kesulitan material yang berarti. Banyak hal telah berubah dari kehidupannya, termasuk persoalan visi dan misi perjuangan. Jika semula ingin mengusung agama Allah dan menerapkan syariat-Nya, kini berpuas diri dengan sistem demokrasi sekuler. Jika semula menjunjung tinggi akidah wala’ dan bara’, maka kini kelompok sekuleris, nasionalis dan anti-syariat Islam menjadi kawan akrabnya. Jika semula ingin memuliakan harkat kaum wanita dengan memelihara kodratnya sebagai ibu rumah tangga, maka kini ia tak ragu menerima persamaan gender dan emansipasi wanita versi Barat: tak mengapa 30 persen calon pemimpinnya dari kalangan wanita. Bukan tidak mungkin, jika semula jabatan diniatkan sebagai sarana menegakkan Islam, kini jabatan telah menjadi tujuan dan kue yang diperebutkan. Sungguh benar petuah para ulama rabbani untuk mewaspadai bahaya ketamakan kepada harta dan tahta. Ambisi kepada kekayaan dan jabatan diibaratkan dua ekor srigala lapar yang dilepas pada sekawanan domba. Dengan buas, kedua srigala itu mencabik-cabik dan menelan daging domba yang lemah dan malang itu. Bedanya, jika srigala lapar mencabik-cabik dan memakan daging domba; maka ambisi pada jabatan dan kekayaan mencabik-cabik dan memakan aspek agama pelakunya. Ambisi pada tahta dan harta menggerogoti keimanan, keshalihan dan ketakwaan pelakunya. Jika penggerogotan itu berlangsung lama, tanpa pernah disadari dan diobati oleh pelakunya, maka pada akhirnya keimanan, keshalihan dan ketakwaan aktivis Islam tersebut akan melemah, sakit-sakitan dan bahkan mati. Pada saat itulah umat Islam hanya bisa mengucapkan inna lillahi wa inna ilaihi raji’un dan bertakbir empat kali atas jenazah si aktivis Islam. Aktivis Islam itu memang masih hidup jasmaninya, namun ruhaninya tak bisa diharapkan lagi oleh umat Islam. Umat Islam telah kehilangan kepercayaan dan ketauladanan dari diri si aktivis Islam tersebut. Bersama lunturnya kepercayaan dan ketauladanan itu, luntur pula cita-cita banyak umat untuk memperjuangkan Islam lewat sarana kekuasaan dan harta. Harta dan tahta sekali lagi telah memakan korbannya. عَنْ كَعْبِ بْنِ عِيَاضٍ، قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: ” إِنَّ لكُلِّ أُمَّةٍ فِتْنَةً، وَإِنَّ فِتْنَةَ أُمَّتِي الْمَالُ “ Dari Ka’ab bin Iyadh radhiyallahu ‘anhu berkata: Saya telah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda: “Sesungguhnya setiap umat memiliki fitnah (godaan dan ujian yang menggelincirkan) sendiri-sendiri, dan fitnah bagi umatku adalah harta.” (HR. Ahmad no. 17471, Tirmidzi no. 2336, Ibnu Hibban no. 3223, Al-Hakim no. 7896 dan Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam al-Awsath no. 3319. Hadits shahih) عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ الْأَنْصَارِيّ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: ” مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِي غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ، وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ “ Dari Ka’ab bin Malik al-Anshari radiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Dua srigala lapar yang dilepaskan pada sekawanan kambing itu tidak lebih merusak daripada ambisi seseorang kepada harta dan kemuliaan sehingga merusak agamanya.” (HR. Ahmad no. 15784 dan 15794, At-Tirmidzi no. 2376, An-Nasai dalam As-Sunan al-Kubra no. 11796, Ad-Darimi no. 2772, Ibnu Hibban no. 3228, Ibnu Abi Syaibah no. 34380, Al-Baghawi dalam Syarh as-Sunnah no. 4054, Ath-Thabarani dalam Al-Mu’jam al-Kabir, 19/96 no. 189. Hadits shahih) Imam Ath-Thibi rahimahullah mengatakan, “Maksud hadits ini adalah dua ekor srigala lapar yang dilepaskan pada sekawanan kambing itu tidak lebih besar merusak (membahayakan) kawanan kambing tersebut, daripada ambisi seseorang kepada harta dan kekusaan. Sebab ambisi tersebut lebih keras merusak agama seseorang daripada kerusakan yang ditimbulkan oleh dua ekor srigala lapar apabila dilepaskan pada sekawanan kambing.” (Al-Mubarakfuri, Tuhfat al-Ahwadzi Syarh Sunan at-Tirmidzi, 7/39) Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan: “Seringkali jiwa itu dicampuri oleh syahwat-syawat tersembunyi yang merusak rasa cinta jiwa itu kepada Allah, penghambaan jiwa itu kepada-Nya dan keikhlasan ketaatn jiwa itu kepada-Nya. Sebagaimana dikatakan oleh sahabat Syaddad bin Aus radhiyallahu ‘anhu: يَا بَقَايَا الْعَرَبِ إنَّ أَخْوَفَ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ الرِّيَاءُ وَالشَّهْوَةُ الْخَفِيَّةُ. “Wahai sisa-sisa bangsa Arab, sesungguhnya hal yang paling aku takutkan menimpa kalian adalah riya’ dan syahwat yang tersembunyi.” Imam Abu Daud as-Sijistani pernah ditanya, “Apakah syahwat yang tersembunyi itu?” Maka beliau menjawab: “Cinta kekuasaan.” عَنْ كَعْبِ بْنِ مَالِكٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ: {مَا ذِئْبَانِ جَائِعَانِ أُرْسِلَا فِي زَرِيبَةِ غَنَمٍ بِأَفْسَدَ لَهَا مِنْ حِرْصِ الْمَرْءِ عَلَى الْمَالِ وَالشَّرَفِ لِدِينِهِ} Dari Ka’ab bin Malik al-Anshari radiyallahu ‘anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda, “Dua srigala lapar yang dilepaskan pada sekawanan kambing itu tidak lebih merusak daripada ambisi seseorang kepada harta dan kemuliaan sehingga merusak agamanya.” At-Tirmidzi berkata: Hadits hasan shahih. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam menerangkan bahwa bahaya ambisi kepada harta dan jabatan dalam merusak agama tidak kurang dari kerusakan yang ditimbulkan oleh dua ekor srigala lapar yang dilepaskan pada sekawanan kambing. Hal ini jelas, karena agama yang lurus tidak mengandung ambisi (kepada harta dan jabatan) ini. Sebab, jika hati telah merasakan manisnya penghambaan kepada Allah dan cinta kepada-Nya, niscaya tidak ada sesuatu pun yang lebih ia cintai dan lebih ia dahulukan daripada penghambaan kepada Allah dan cinta kepada-Nya. Dengan hal itulah orang yang ikhlas karena Allah diselamatkan dari perbuatan buruk dan keji. Sebagaimana difirmankan oleh Allah Ta’ala: {كَذَلِكَ لِنَصْرِفَ عَنْهُ السُّوءَ وَالْفَحْشَاءَ إنَّهُ مِنْ عِبَادِنَا الْمُخْلَصِينَ} “Demikianlah agar Kami memalingkan darinya (Yusuf) perbuatan buruk dan keji. Sesungguhnya ia (Yusuf) termasuk hamba-hamba Kami yang telah dimurnikan keikhlasannya.” – QS. Yusuf [12]: 24 – (Ibnu Taimiyah, Majmu’ Fatawa, 10/214-215) Wallahu a’lam bish-shawab. (muhibalmajdi/arrahmah.com)

MENGATASI HARDISK EXTERNAL YANG LEMOT DAN SULIT BACA FILE

Diposting oleh jundullah-online


Hardisk external merupakan barang yang tidak asing lagi bagi kita maniak komputer,baik mereka yang memang seorang " Dokter " PC maupun pengguna awam yang kebutuhanya akan file atau data baik tipe .mp3,.mp4,.jpg ataupun .exe yang mrupakan exetensi dari sebuah progam komputer menu wajib yang harus dimilikinya. yang kebutuhan untuk memindah data dalam satu komputer ke komputer lainya ukuran yang besar. pada perkembangannya hardisk external saat ini sudah ada yang berukuran sampai 2 TB. beberapa vendor saling berlomba untuk menciptakan hardisk external yang semakin besar. karena dari waktu ke waktu kebutuhan untuk media penyimpanan data semakin besar saja. tp bagaimanakah jika hardisk external kesayangan kita bermasalah? pusing, dan jengkel tentunya. apalagi jika di dalam hardisk external tersebut berisi data atau foto penting kenangan jaman tempoe doloe.

berikut murupakan caranya untuk mengatasinya:

1. Tancapkan ke usb komputer, kalau bisa di port yang belakang.
2. tancapakan dua ujung usb kabel (jika masih menggunakan model hdd lama, kabel usb bercabang)
3. biarkan usb device terbaca di komputer, tunggu hingga partisi hardisk external terbaca di my computer.
4. setelah hardisk sudah terbaca, matikan komputer dengan shut down. tunggu sampai mati, karna proses shut down akan berjalan lebih lama dari biasa.
5. hidupkan komputer, coba hardisk external apa sudah berjalan normal.
6. ulangi langkah 5 jika hardisk masih sulit di baca.

Untuk proses ke 5 ini saya mengulangi sampai 3x baru hardisk external saya bisa normal kembali. saya kira masalah seperti ini di karenakan umur hardis saya yang sudah jadul, ternyata saya pernah menjumpai kasus ini di hardis yang masih terbilang baru. bahkan ada yang baru pakai 2 bulan saja. untungnya cara ini cukup jitu, tanpa resiko pula.
sebenarnya masalah ini terjadi karena jarum pembaca hardisknya tidak berada di tempat / parkir di tempat yang sesuai. hal ini umumnya di sebabkan koneksi yang secara tiba tiba terputus pada saat hardisk external sedang bekerja. maka ada tips biar hardisk external awet.
1. selalu ejek hardisk external bila selesai pakai.
2. jangan cabut kabel usb bila hardisk sedang bekerja, misal copi data.
3. amankan dari benturan, apalagi jatuh.
4. gunakan dengan posisi hardisk tengkurap. jangan posisi miring atau berdiri.
4. gunakan fasilitas defrag hardisk.

trik ini berdasarkan pengalaman pribadi, mohon maaf jika ada kesalahan.

Ikan Kurangi Risiko Sakit Jantung

Diposting oleh jundullah-online


REPUBLIKA.CO.ID, Jika ingin memberikan menu sehat dan lezat untuk keluarga, jangan lupa memasukan ikan di antara makanan yang Anda santap. Selain bermanfaat meningkatkan memori otak, ikan dapat mengurangi risiko penyakit jantung pada wanita muda.

Ikan kaya asam lemak omega 3. Menurut penelitian terbaru yang dipublikasikan di jurnal American Heart Association, ikan dapat membantu mengurangi risiko penyakit jantung.

Penelitian dilakukan pada wanita usia subur di Denmark. Mereka yang jarang atau tidak pernah makan ikan memiliki 50 persen lebih banyak masalah kardiovaskular daripada mereka yang makan ikan secara teratur.

Selain itu, mereka memiliki 90 persen risiko lebih tinggi terkena penyakit jantung. Sebanyak 49 ribu wanita usia 15-49 tahun menjawab kuisioner tantang jenis makanan yang biasa dimakan, seberapa sering mereka makan ikan, gaya hidup dan riwayat keluarga.

Studi ini mengungkapkan bahkan wanita yang makan ikan beberapa kali sebulan cukup membawa pengaruh yang baik bagi kesehatan mereka. Mereka lebih jarang sakit.

"Wanita yang makan ikan menemukan hasil yang menggembirakan. Penting untuk ditekankan bahwa untuk mendapatkan manfaat terbesar dari ikan dan minyak ikan, perempuan harus makan ikan setidaknya dua kali sepekan," kata peneliti utama, Marin Strom.

Ikan yang paling umum dikonsumsi oleh wanita dalam penelitian ini adalah ikan cod, salmon, herring, dan mackerel.

Keajaiban Alam Menurut Al-Quran

Diposting oleh jundullah-online


Disaat hampir seluruh negri yang ada dibumi ini berlomba-lomba untuk menjadikan bagian dari wilayah mereka menjadi salah satu keajaiban bumi,maka ketahuilah bahwasanya Al-Quran sdh menyebutkan jauh sebelum bangsa peradapan sekarang yang maju,adapun kejadian-kejadian tersebut adalah :
1. Hewan Berbicara di Akhir Zaman
Maha suci Allah yang telah membuat segala sesuatunya berbicara sesuai dengan yang Ia kehendaki. Termasuk dari tanda-tanda kekuasaanya adalah ketika terjadi hari kiamat akan muncul hewan melata yang akan berbicara kepada manusia sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur’an, surah An-Naml ayat 82,
“Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa Sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami”.
Mufassir Negeri Syam, Abul Fida’ Ibnu Katsir Ad-Dimasyqiy berkomentar tentang ayat di atas, “Hewan ini akan keluar diakhir zaman ketika rusaknya manusia, dan mulai meninggalkan perintah-perintah Allah, dan ketika mereka telah mengganti agama Allah. Maka Allah mengeluarkan ke hadapan mereka hewan bumi. Konon kabarnya, dari Makkah, atau yang lainnya sebagaimana akan datang perinciannya. Hewan ini akan berbicara dengan manusia tentang hal itu”.[Lihat Tafsir Ibnu Katsir (3/498)]
Hewan aneh yang berbicara ini akan keluar di akhir zaman sebagai tanda akan datangnya kiamat dalam waktu yang dekat. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
“Sesungguhnya tak akan tegak hari kiamat, sehingga kalian akan melihat sebelumnya 10 tanda-tanda kiamat: Gempa di Timur, gempa di barat, gempa di Jazirah Arab, Asap, Dajjal, hewan bumi, Ya’juj & Ma’juj, terbitnya matahari dari arah barat, dan api yang keluar dari jurang Aden, akan menggiring manusia”. [HR. Muslim dalam Shohih-nya (2901), Abu Dawud dalam Sunan-nya (4311), At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (2183), dan Ibnu Majah dalam Sunan-nya (4041)]

2. Pohon Kurma yang Menangis
Adanya pohon kurma yang menangis ini terjadi di zaman Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- , mengapa sampai pohon ini menangis? Kisahnya, Jabir bin Abdillah-radhiyallahu ‘anhu- bertutur,
“Jabir bin Abdillah -radhiyallahu ‘anhu- berkata: “Adalah dahulu Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- berdiri (berkhutbah) di atas sebatang kurma, maka tatkala diletakkan mimbar baginya, kami mendengar sebuah suara seperti suara unta dari pohon kurma tersebut hingga Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- turun kemudian beliau meletakkan tangannya di atas batang pohon kurma tersebut” .[HR.Al-Bukhariy dalam Shohih-nya (876)]
Ibnu Umar-radhiyallahu ‘anhu- berkata,
“Dulu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- berkhuthbah pada batang kurma. Tatkala beliau telah membuat mimbar, maka beliau berpindah ke mimbar itu. Batang korma itu pun merintih. Maka Nabi -Shollallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya sambil mengeluskan tangannya pada batang korma itu (untuk menenangkannya)”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (3390), dan At-Tirmidziy dalam Sunan-nya (505)]

3. Untaian Salam Batu Aneh
Mungkin kalau seekor burung yang pandai mengucapkan salam adalah perkara yang sering kita jumpai. Tapi bagaimana jika sebuah batu yang mengucapkan salam. Sebagai seorang hamba Allah yang mengimani Rasul-Nya, tentunya dia akan membenarkan seluruh apa yang disampaikan oleh Rasul-Nya, seperti pemberitahuan beliau kepada para sahabatnya bahwa ada sebuah batu di Mekah yang pernah mengucapkan salam kepada beliau sebagaimana dalam sabdanya,
Dari Jabir bin Samurah dia berkata, Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- bersabda, “Sesungguhnya aku mengetahui sebuah batu di Mekah yang mengucapkan salam kepadaku sebelum aku diutus, sesungguhnya aku mengetahuinya sekarang”.[HR.Muslim dalam Shohih-nya (1782)].

4. Pengaduan Seekor Onta
Manusia adalah makhluk yang memiliki perasaan. Dari perasaan itu timbullah rasa cinta dan kasih sayang di antara mereka. Akan tetapi ketahuilah, bukan hanya manusia saja yang memiliki perasaan, bahkan hewan pun memilikinya. Oleh karena itu sangat disesalkan jika ada manusia yang tidak memiliki perasaan yang membuat dirinya lebih rendah daripada hewan. Pernah ada seekor unta yang mengadu kepada Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- mengungkapkan perasaannya.
Abdullah bin Ja’far-radhiyallahu ‘anhu- berkata, “Pada suatu hari Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wasallam- pernah memboncengku dibelakangnya, kemudian beliau membisikkan tentang sesuatu yang tidak akan kuceritakan kepada seseorang di antara manusia. Sesuatu yang paling beliau senangi untuk dijadikan pelindung untuk buang hajatnya adalah gundukan tanah atau kumpulan batang kurma. lalu beliau masuk kedalam kebun laki-laki Anshar. Tiba tiba ada seekor onta. Tatkala Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- melihatnya, maka onta itu merintih dan bercucuran air matanya. Lalu Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- mendatanginya seraya mengusap dari perutnya sampai ke punuknya dan tulang telinganya, maka tenanglah onta itu. Kemudian beliau bersabda, “Siapakah pemilik onta ini, Onta ini milik siapa?” Lalu datanglah seorang pemuda Anshar seraya berkata, “Onta itu milikku, wahai Rasulullah”.
Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wasallam- bersabda,
“Tidakkah engkau bertakwa kepada Allah dalam binatang ini, yang telah dijadikan sebagai milikmu oleh Allah, karena ia (binatang ini) telah mengadu kepadaku bahwa engkau telah membuatnya letih dan lapar”. [HR. Abu Dawud dalam As-Sunan (1/400), Al-Hakim dalam Al-Mustadrak (2/99-100), Ahmad dalam Al-Musnad (1/204-205), Abu Ya’la dalam Al-Musnad (3/8/1), Al-Baihaqiy dalam Ad-Dala’il (6/26), dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyqa (9/28/1). Lihat Ash-Shahihah (20)]

5. Kesaksian Kambing Panggang
Kalau binatang yang masih hidup bisa berbicara adalah perkara yang ajaib, maka tentunya lebih ajaib lagi kalau ada seekor kambing panggang yang berbicara. Ini memang aneh, akan tetapi nyata. Kisah kambing panggang yang berbicara ini terdapat dalam hadits berikut:
Abu Hurairah-radhiyallahu ‘anhu- berkata,
“Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam- menerima hadiah, dan tak mau makan shodaqoh. Maka ada seorang wanita Yahudi di Khoibar yang menghadiahkan kepada beliau kambing panggang yang telah diberi racun. Lalu Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pun memakan sebagian kambing itu, dan kaum (sahabat) juga makan. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda, “Angkatlah tangan kalian, karena kambing panggang ini mengabarkan kepadaku bahwa dia beracun”. Lalu meninggallah Bisyr bin Al-Baro’ bin MA’rur Al-Anshoriy. Maka Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- mengirim (utusan membawa surat), “Apa yang mendorongmu untuk melakukan hal itu?” Wanita itu menjawab, “Jika engkau adalah seorang nabi, maka apa yang aku telah lakukan tak akan membahayakan dirimu. Jika engkau adalah seorang raja, maka aku telah melepaskan manusia darimu”. Kemudian Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- memerintahkan untuk membunuh wanita itu, maka ia pun dibunuh. Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda ketika beliau sakit yang menyebabkan kematian beliau,”Senantiasa aku merasakan sakit akibat makanan yang telah aku makan ketika di Khoibar. Inilah saatnya urat nadi leherku terputus”. [HR. Abu Dawud dalam Sunan-nya (4512). Di-shohih-kan Al-Albaniy dalam Shohih Sunan Abi Dawud (hal.813), dengan tahqiq Masyhur Hasan Salman]

6. Batu yang Berbicara
Setelah kita mengetahu adanya batu yang mengucapkan salam, maka keajaiban selanjutnya adalah adanya batu yang berbicara di akhir zaman. Jika kita pikirkan, maka terasa aneh, tapi demikianlah seorang muslim harus mengimani seluruh berita yang disampaikan oleh Rasulullah -Shollallahu ‘alaihi wasallam-, baik yang masuk akal, atau tidak. Karena Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- tidaklah pernah berbicara sesuai hawa nafsunya, bahkan beliau berbicara sesuai tuntunan wahyu dari Allah Yang Mengetahui segala perkara ghaib.
Rasulullah -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- bersabda,
“Kalian akan memerangi orang-orang Yahudi sehingga seorang diantara mereka bersembunyi di balik batu. Maka batu itu berkata, “Wahai hamba Allah, Inilah si Yahudi di belakangku, maka bunuhlah ia”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Shohih-nya (2767), dan Muslim dalam Shohih-nya (2922)]
Al-Hafizh Ibnu Hajar-rahimahullah- berkata, “Dalam hadits ini terdapat tanda-tanda dekatnya hari kiamat, berupa berbicaranya benda-benda mati, pohon, dan batu. Lahiriahnya hadits ini (menunjukkan) bahwa benda-benda itu berbicara secara hakikat”.[Lihat Fathul Bari (6/610)]

7. Semut Memberi Komando
Mungkin kita pernah mendengar cerita fiktif tentang hewan-hewan yang berbicara dengan hewan yang lain. Semua itu hanyalah cerita fiktif belaka alias omong kosong. Tapi ketahuilah wahai para pembaca, sesungguhnya adanya hewan yang berbicara kepada hewan yang lain, bahkan memberi komando, layaknya seorang komandan pasukan yang memberikan perintah. Hewan yang memberi komando tersebut adalah semut. Kisah ini sebagaimana yang dijelaskan oleh Al-Qur’an,
“Dan Sulaiman Telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai manusia, kami Telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) Ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.Dan dihimpunkan untuk Sulaiman tentaranya dari jin, manusia dan burung lalu mereka itu diatur dengan tertib (dalam barisan). Hingga apabila mereka sampai di lembah semut, berkatalah seekor semut: Hai semut-semut, masuklah ke dalam sarang-sarangmu, agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan tentaranya, sedangkan mereka tidak menyadari.Maka dia (Sulaiman) tersenyum dengan tertawa Karena (mendengar) perkataan semut itu. dan dia berdoa: “Ya Tuhanku berilah Aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat mu yang Telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah Aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh”. (QS.An-Naml: 16-19).
Inilah beberapa perkara yang lebih layak dijadikan “Tujuh Keajaiban Dunia” yang menghebohkan, dan mencengangkan seluruh manusia. Orang-orang beriman telah lama meyakini dan mengimani perkara-perkara ini sejak zaman Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- sampai sekarang. Namun memang kebanyakan manusia tidak mengetahui perkara-perkara itu. Oleh karena itu, kami mengangkat hal itu untuk mengingatkan kembali, dan menanamkan aqidah yang kokoh di hati kaum muslimin.

Doa Kami Untukmu Bunda

Diposting oleh jundullah-online


Bunda, aku tahu kadang bunda berdusta padaku. Ketika dulu saat ananda makan, bunda memindahkan nasi punya bunda padaku, bunda berdusta dengan mengatakan....... "Bunda tidak lapar, makanlah nak"

Ketika aku dan adik mendapatkan ikan dari hasil pancingan, bunda memasak masakan yang enak dan bergizi dengan ikan tersebut, bunda hanya memakan sisa ikan tersebut.
Bunda berdusta kepada kami dengan mengatakan....."Makanlah nak, bunda tidak suka ikan"

Ketika kami sekeluarga dalam kesulitan, aku & adik-ku semua harus sekolah. Suatu malam kami terbangun melihat bunda masih bekerja demi agar kami bisa sekolah, ingatkah ketika waktu itu ku tanyakan "Bunda, kenapa belum tidur?"
Bunda berdusta lagi...."Cepatlah tidur lagi nak, Bunda tidak capek kok"

Ketika aku baru masuk madrasah dan aku masih enggan masuk sekolah. Bunda lah yang mengantarkan, bunda menunggu kami (aku & adikku). Ketika lonceng berbunyi, bunda menyambut kami dengan sebotol teh manis, kulihat peluh dan keringat yang membasahi Bunda. Kami pun memberikan kembali botol tersebut pada Bunda.
Tapi Bunda berdusta kepada Kami dengan mengatakan ...."Bunda belum haus minumlah dulu"

Bunda, kami masih ingat ketika kami memakan 1 telor dadar yang diiris-iris dan dibagi untuk ananda dan adik-adik. Ananda bertanya mana telor untuk Bunda?
Bunda berdusta lagi dengan menjawab.........."Nanti Bunda masak lagi"

Bunda, ketika Bunda dengan tubuh yang lemah terbaring sakitpun, Bunda masih tersenyum kepada kami dengan menahan rasa sakit yang teramat sangat. Bunda, mengapa saat kami tak kuat menahan air mata kami. Tapi Bunda masih berdusta dengan mengatakan "Jangan menangis sayang, bunda nggak apa-apa kok"

Bunda, kami tahu sekarang arti dusta Bunda kepada kami.....Bunda teramat sayang dan cinta kepada kami, kan?

Masih senantiasa teringat dalam benak kami...
Ketika kami muda betapa Ibunda ingin memeluk kami, tapi kami selalu mengunci kamar.
Ketika sebagian dari kami lulus SMA, bunda menangis terharu. Tapi kami malah berpesta dengan teman-teman.

Ketika Ibunda & Ayahanda membayar uang kuliah dan mengantar kami kuliah pertama. Tapi kami malah minta diturunkan di gerbang kampus karena malu dengan teman-teman.

Ketika kalian membantu biaya pernikahan, kami malah pindah menjauh beratus kilometer dari kalian.

Ketika bunda memberi nasehat cara merawat bayi. Kami justru berkomentar "Maaf Bunda zaman sudah berubah"

Ketika kalian memendam rindu ingin bertemu kami. Bunda hanya bilang “Mas lebaran pulang ya?”. Akan tetapi Jawaban kami sungguh terlalu "Maaf Bunda kami sibuk dengan pekerjaan" (lebaran itu merupakan lebaran yg paling menyedihkan bagiku Bunda)

Ketika di Usia mereka lanjut dan sakit-sakitan sehingga memerlukan perawatan kami. Sebagai gantinya kami malah membaca pengaruh negatif orangtua yang menumpang di rumah cucu-cucunya.

Sehingga datanglah saat itu, ketika sebagian besar dari kita, baru merasa seperti dijatuhi palu godam yang meremukan hati, ketika orang tua kita di panggil-Nya, bahwa ternyata kita belum melakukan apapun untuk kedua orangtua kita.

Ya Allah, Ampunilah kami dan kedua orang tua kami, sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangi kami waktu kami masih anak anak.

Kisah Seorang Istri yang Shalihah

Diposting oleh jundullah-online


Usia istri Yaqin masih sangat muda, sekitar 19 tahun. Sedangkan usia Yaqin waktu itu sekitar 23 tahun. Tetapi mereka sudah berkomitmen untuk menikah.

Istrinya Yaqin cantik, putih, murah senyum dan tutur katanya halus. Tetapi kecantikannya tertutup sangat rapi. Dia juga hafal Al-Qur’an di usia yang relatif sangat muda , Subhanallah…

Sejak awal menikah, ketika memasuki bulan kedelapan di usia pernikahan mereka, istrinya sering muntah-muntah dan pusing silih berganti… Awalnya mereka mengira “morning sickness” karena waktu itu istrinya hamil muda.

Akan tetapi, selama hamil bahkan setelah melahirkanpun istrinya masih sering pusing dan muntah-muntah. Ternyata itu akibat dari penyakit ginjal yang dideritanya.

Satu bulan terakhir ini, ternyata penyakit yang diderita istrinya semakin parah..

Yaqin bilang, kalau istrinya harus menjalani rawat inap akibat sakit yang dideritanya. Dia juga menyampaikan bahwa kondisi istrinya semakin kurus, bahkan berat badannya hanya 27 KG. Karena harus cuci darah setiap 2 hari sekali dengan biaya jutaan rupiah untuk sekali cuci darah.

Namun Yaqin tak peduli berapapun biayanya, yang terpenting istrinya bisa sembuh.

Pertengahan bulan Ramadhan, mereka masih di rumah sakit. Karena, selain penyakit ginjal, istrinya juga mengidap kolesterol. Setelah kolesterolnya diobati, Alhamdulillah sembuh. Namun, penyakit lain muncul yaitu jantung. Diobati lagi, sembuh… Ternyata ada masalah dengan paru-parunya. Diobati lagi, Alhamdulillah sembuh.

***

Suatu ketika , Istrinya sempat merasakan ada yang aneh dengan matanya. “Bi, ada apa dengan pandangan Ummi?? Ummi tidak dapat melihat dengan jelas.” Mereka memang saling memanggil dengan “Ummy” dan ” Abi” . sebagai panggilan mesra. “kenapa Mi ?” Yaqin agak panik “Semua terlihat kabur.” Dalam waktu yang hampir bersamaan, darah tinggi juga menghampiri dirinya… Subhanallah, sungguh dia sangat sabar walau banyak penyakit dideritanya…

Selang beberapa hari, Alhamdulillah istri Yaqin sudah membaik dan diperbolehkan pulang.

Memasuki akhir Ramadhan, tiba-tiba saja istrinya merasakan sakit yang luar biasa di bagian perutnya, sangat sakiiit. Sampai-sampai dia tidak kuat lagi untuk melangkah dan hanya tergeletak di paving depan rumahnya.

***

“Bi, tolong antarkan Ummi ke rumah sakit ya..” pintanya sambil memegang perutnya…

Yaqin mengeluh karena ada tugas kantor yang harus diserahkan esok harinya sesuai deadline. Akhirnya Yaqin mengalah. Tidak tega rasanya melihat penderitaan yang dialami istrinya selama ini.

Sampai di rumah sakit, ternyata dokter mengharuskan untuk rawat inap lagi. Tanpa pikir panjang Yaqin langsung mengiyakan permintaan dokter.

“Bi, Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an, tapi penglihatan Ummi masih kabur. Ummi takut hafalan Ummi hilang.”

“Orang sakit itu berat penderitaannya Bi. Disamping menahan sakit, dia juga akan selalu digoda oleh syaitan. Syaitan akan berusaha sekuat tenaga agar orang yang sakit melupakan Allah. Makanya Ummi ingin sekali baca Al-Qur’an agar selalu ingat Allah.

Yaqin menginstal ayat-ayat Al-Qur’an ke dalam sebuah handphone. Dia terharu melihat istrinya senang dan bisa mengulang hafalannya lagi, bahkan sampai tertidur. Dan itu dilakukan setiap hari.

“Bi, tadi malam Ummi mimpi. Ummi duduk disebuah telaga, lalu ada yang memberi Ummi minum. Rasanya enaaak sekali, dan tak pernah Ummi rasakan minuman seenak itu. Sampai sekarangpun, nikmatnya minuman itu masih Ummi rasakan”
“Itu tandanya Ummi akan segera sembuh.” Yaqin menghibur dirinya sendiri, karena terus terang dia sangat takut kehilangan istri yang sangat dicintainya itu.

Yaqin mencoba menghibur istrinya. “Mi… Ummi mau tak belikan baju baru ya?? Mau tak belikan dua atau tiga?? Buat dipakai lebaran.”

“Nggak usah, Bi. Ummi nggak ikut lebaran kok” jawabnya singkat. Yaqin mengira istrinya marah karena sudah hampir lebaran kok baru nawarin baju sekarang.

“Mi, maaf. Bukannya Abi nggak mau belikan baju. Tapi Ummi tahu sendiri kan, dari kemarin-kemarin Abi sibuk merawat Ummi.”

“Ummi nggak marah kok, Bi. Cuma Ummi nggak ikut lebaran. Nggak apa-apa kok Bi.”

”Oh iya Mi, Abi beli obat untuk Ummi dulu ya…??” Setelah cukup lama dalam antrian yang lumayan panjang, tiba-tiba dia ingin menjenguk istrinya yang terbaring sendirian. Langsung dia menuju ruangan istrinya tanpa menghiraukan obat yang sudah dibelinya.

***

Tapi betapa terkejutnya dia ketika kembali . Banyak perawat dan dokter yang mengelilingi istrinya.

“Ada apa dengan istriku??.” tanyanya setengah membentak. “Ini pak, infusnya tidak bisa masuk meskipun sudah saya coba berkali-kali.” jawab perawat yang mengurusnya.

Akhirnya, tidak ada cara lain selain memasukkan infus lewat salah satu kakinya. Alat bantu pernafasanpun langsung dipasang di mulutnya.

Setelah perawat-perawat itu pergi, Yaqin melihat air mata mengalir dari mata istrinya yang terbaring lemah tak berdaya, tanpa terdengar satu patah katapun dari bibirnya.

“Bi, kalau Ummi meninggal, apa Abi akan mendoakan Ummi?” “Pasti Mi… Pasti Abi mendoakan yang terbaik untuk Ummi.” Hatinya seakan berkecamuk. “Doanya yang banyak ya Bi” “Pasti Ummi” “Jaga dan rawat anak kita dengan baik.”

Tiba-tiba tubuh istrinya mulai lemah, semakin lama semakin lemah. Yaqin membisikkan sesuatu di telinganya, membimbing istrinya menyebut nama Allah. Lalu dia lihat kaki istrinya bergerak lemah, lalu berhenti. Lalu perut istrinya bergerak, lalu berhenti. Kemudian dadanya bergerak, lalu berhenti. Lehernya bergerak, lalu berhenti. Kemudian matanya…. Dia peluk tubuh istrinya, dia mencoba untuk tetap tegar. Tapi beberapa menit kemudian air matanya tak mampu ia bendung lagi…

Setelah itu, Yaqin langsung menyerahkan semua urusan jenazah istrinya ke perawat. Karena dia sibuk mengurus administrasi dan ambulan. Waktu itu dia hanya sendiri, kedua orang tuanya pulang karena sudah beberapa hari meninggalkan cucunya di rumah. Setelah semuanya selesai, dia kembali ke kamar menemui perawat yang mengurus jenazah istrinya.

“Pak, ini jenazah baik.” kata perawat itu. Dengan penasaran dia balik bertanya. “Dari mana ibu tahu???” “Tadi kami semua bingung siapa yang memakai minyak wangi di ruangan ini?? Setelah kami cari-cari ternyata bau wangi itu berasal dari jenazah istri bapak ini.” “Subhanallah…”

Tahukah sahabatku,… Apa yang dialami oleh istri Yaqin saat itu? Tahukah sahabatku, dengan siapa ia berhadapan? Kejadian ini mengingatkan pada suatu hadits

“Sesungguhnya bila seorang yang beriman hendak meninggal dunia dan memasuki kehidupan akhirat, ia didatangi oleh segerombol malaikat dari langit. Wajah mereka putih bercahaya bak matahari. Mereka membawa kain kafan dan wewangian dari surga. Selanjutnya mereka akan duduk sejauh mata memandang dari orang tersebut. Pada saat itulah Malaikat Maut ‘alaihissalam menghampirinya dan duduk didekat kepalanya. Setibanya Malaikat Maut, ia segera berkata: “Wahai jiwa yang baik, bergegas keluarlah dari ragamu menuju kepada ampunan dan keridhaan Allah”. Segera ruh orang mukmin itu keluar dengan begitu mudah dengan mengalir bagaikan air yang mengalir dari mulut guci. Begitu ruhnya telah keluar, segera Malaikat maut menyambutnya. Dan bila ruhnya telah berada di tangan Malaikat Maut, para malaikat yang telah terlebih dahulu duduk sejauh mata memandang tidak membiarkanya sekejap pun berada di tangan Malaikat Maut. Para malaikat segera mengambil ruh orang mukmin itu dan membungkusnya dengan kain kafan dan wewangian yang telah mereka bawa dari surga. Dari wewangian ini akan tercium semerbak bau harum, bagaikan bau minyak misik yang paling harum yang belum pernah ada di dunia. Selanjutnya para malaikat akan membawa ruhnya itu naik ke langit. Tidaklah para malaikat itu melintasi segerombolan malaikat lainnya, melainkan mereka akan bertanya: “Ruh siapakah ini, begitu harum.” Malaikat pembawa ruh itupun menjawab: Ini adalah arwah Fulan bin Fulan (disebut dengan namanya yang terbaik yang dahulu semasa hidup di dunia ia pernah dipanggil dengannya).” (HR Imam Ahmad, dan Ibnu Majah).

***

“Sungguh sangat singkat kebersamaan kami di dunia ini , akan tetapi sangat banyak bekal yang dia bawa pulang. Biarlah dia bahagia di sana” Air matapun tak terasa mengalir deras dari pipi Yaqin.

Subhanallah…

sumber: kafemuslimah

Aku Mulai Mengerti Cinta Ketika Maut Menjemput Suamiku !!

Diposting oleh jundullah-online


Semoga peristiwa di bawah ini membuat kita belajar bersyukur untuk apa yang kita miliki :
Aku membencinya, itulah yang selalu kubisikkan dalam hatiku hampir sepanjang kebersamaan kami. Meskipun menikahinya, aku tak pernah benar-benar menyerahkan hatiku padanya. Menikah karena paksaan orangtua, membuatku membenci suamiku sendiri.

Walaupun menikah terpaksa, aku tak pernah menunjukkan sikap benciku. Meskipun membencinya, setiap hari aku melayaninya sebagaimana tugas istri. Aku terpaksa melakukan semuanya karena aku tak punya pegangan lain. Beberapa kali muncul keinginan meninggalkannya tapi aku tak punya kemampuan finansial dan dukungan siapapun. Kedua orangtuaku sangat menyayangi suamiku karena menurut mereka, suamiku adalah sosok suami sempurna untuk putri satu-satunya mereka.

Ketika menikah, aku menjadi istri yang teramat manja. Kulakukan segala hal sesuka hatiku. Suamiku juga memanjakanku sedemikian rupa. Aku tak pernah benar-benar menjalani tugasku sebagai seorang istri. Aku selalu bergantung padanya karena aku menganggap hal itu sudah seharusnya setelah apa yang ia lakukan padaku. Aku telah menyerahkan hidupku padanya sehingga tugasnyalah membuatku bahagia dengan menuruti semua keinginanku.

Di rumah kami, akulah ratunya. Tak ada seorangpun yang berani melawan. Jika ada sedikit saja masalah, aku selalu menyalahkan suamiku. Aku tak suka handuknya yang basah yang diletakkan di tempat tidur, aku sebal melihat ia meletakkan sendok sisa mengaduk susu di atas meja dan meninggalkan bekas lengket, aku benci ketika ia memakai komputerku meskipun hanya untuk menyelesaikan pekerjaannya. Aku marah kalau ia menggantung bajunya di kapstock bajuku, aku juga marah kalau ia memakai pasta gigi tanpa memencetnya dengan rapi, aku marah kalau ia menghubungiku hingga berkali-kali ketika aku sedang bersenang-senang dengan teman-temanku.

Tadinya aku memilih untuk tidak punya anak. Meskipun tidak bekerja, tapi aku tak mau mengurus anak. Awalnya dia mendukung dan akupun ber-KB dengan pil. Tapi rupanya ia menyembunyikan keinginannya begitu dalam sampai suatu hari aku lupa minum pil KB dan meskipun ia tahu ia membiarkannya. Akupun hamil dan baru menyadarinya setelah lebih dari empat bulan, dokterpun menolak menggugurkannya.

Itulah kemarahanku terbesar padanya. Kemarahan semakin bertambah ketika aku mengandung sepasang anak kembar dan harus mengalami kelahiran yang sulit. Aku memaksanya melakukan tindakan vasektomi agar aku tidak hamil lagi. Dengan patuh ia melakukan semua keinginanku karena aku mengancam akan meninggalkannya bersama kedua anak kami.
Waktu berlalu hingga anak-anak tak terasa berulang tahun yang ke-delapan. Seperti pagi-pagi sebelumnya, aku bangun paling akhir. Suami dan anak-anak sudah menungguku di meja makan. Seperti biasa, dialah yang menyediakan sarapan pagi dan mengantar anak-anak ke sekolah. Hari itu, ia mengingatkan kalau hari itu ada peringatan ulang tahun ibuku. Aku hanya menjawab dengan anggukan tanpa mempedulikan kata-katanya yang mengingatkan peristiwa tahun sebelumnya, saat itu aku memilih ke mal dan tidak hadir di acara ibu. Yaah, karena merasa terjebak dengan perkimpoianku, aku juga membenci kedua orangtuaku.

Sebelum ke kantor, biasanya suamiku mencium pipiku saja dan diikuti anak-anak. Tetapi hari itu, ia juga memelukku sehingga anak-anak menggoda ayahnya dengan ribut. Aku berusaha mengelak dan melepaskan pelukannya. Meskipun akhirnya ikut tersenyum bersama anak-anak. Ia kembali mencium hingga beberapa kali di depan pintu, seakan-akan berat untuk pergi.

Ketika mereka pergi, akupun memutuskan untuk ke salon. Menghabiskan waktu ke salon adalah hobiku. Aku tiba di salon langgananku beberapa jam kemudian. Di salon aku bertemu salah satu temanku sekaligus orang yang tidak kusukai. Kami mengobrol dengan asyik termasuk saling memamerkan kegiatan kami. Tiba waktunya aku harus membayar tagihan salon, namun betapa terkejutnya aku ketika menyadari bahwa dompetku tertinggal di rumah. Meskipun merogoh tasku hingga bagian terdalam aku tak menemukannya di dalam tas. Sambil berusaha mengingat-ingat apa yang terjadi hingga dompetku tak bisa kutemukan aku menelepon suamiku dan bertanya.

“Maaf sayang, kemarin Farhan meminta uang jajan dan aku tak punya uang kecil maka kuambil dari dompetmu. Aku lupa menaruhnya kembali ke tasmu, kalau tidak salah aku letakkan di atas meja kerjaku.” Katanya menjelaskan dengan lembut.

Dengan marah, aku mengomelinya dengan kasar. Kututup telepon tanpa menunggunya selesai bicara. Tak lama kemudian, handphoneku kembali berbunyi dan meski masih kesal, akupun mengangkatnya dengan setengah membentak. “Apalagi??”

“Sayang, aku pulang sekarang, aku akan ambil dompet dan mengantarnya padamu. Sayang sekarang ada dimana?” tanya suamiku cepat , kuatir aku menutup telepon kembali. Aku menyebut nama salonku dan tanpa menunggu jawabannya lagi, aku kembali menutup telepon. Aku berbicara dengan kasir dan mengatakan bahwa suamiku akan datang membayarkan tagihanku. Si empunya Salon yang sahabatku sebenarnya sudah membolehkanku pergi dan mengatakan aku bisa membayarnya nanti kalau aku kembali lagi. Tapi rasa malu karena “musuh”ku juga ikut mendengarku ketinggalan dompet membuatku gengsi untuk berhutang dulu.

Hujan turun ketika aku melihat keluar dan berharap mobil suamiku segera sampai. Menit berlalu menjadi jam, aku semakin tidak sabar sehingga mulai menghubungi handphone suamiku. Tak ada jawaban meskipun sudah berkali-kali kutelepon. Padahal biasanya hanya dua kali berdering teleponku sudah diangkatnya. Aku mulai merasa tidak enak dan marah.
Teleponku diangkat setelah beberapa kali mencoba. Ketika suara bentakanku belum lagi keluar, terdengar suara asing menjawab telepon suamiku. Aku terdiam beberapa saat sebelum suara lelaki asing itu memperkenalkan diri, “selamat siang, ibu. Apakah ibu istri dari bapak armandi?” kujawab pertanyaan itu segera. Lelaki asing itu ternyata seorang polisi,* ia memberitahu bahwa suamiku mengalami kecelakaan dan saat ini ia sedang dibawa ke rumah sakit kepolisian. Saat itu aku hanya terdiam dan hanya menjawab terima kasih. Ketika telepon ditutup, aku berjongkok dengan bingung. Tanganku menggenggam erat handphone yang kupegang dan beberapa pegawai salon mendekatiku dengan sigap bertanya ada apa hingga wajahku menjadi pucat seputih kertas.

Entah bagaimana akhirnya aku sampai di rumah sakit. Entah bagaimana juga tahu-tahu seluruh keluarga hadir di sana menyusulku. Aku yang hanya diam seribu bahasa menunggu suamiku di depan ruang gawat darurat. Aku tak tahu harus melakukan apa karena selama ini dialah yang melakukan segalanya untukku. Ketika akhirnya setelah menunggu beberapa jam, tepat ketika kumandang adzan maghrib terdengar seorang dokter keluar dan menyampaikan berita itu. Suamiku telah tiada. Ia pergi bukan karena kecelakaan itu sendiri, serangan stroke-lah yang menyebabkan kematiannya. Selesai mendengar kenyataan itu, aku malah sibuk menguatkan kedua orangtuaku dan orangtuanya yang shock. Sama sekali tak ada airmata setetespun keluar di kedua mataku. Aku sibuk menenangkan ayah ibu dan mertuaku. Anak-anak yang terpukul memelukku dengan erat tetapi kesedihan mereka sama sekali tak mampu membuatku menangis.

Ketika jenazah dibawa ke rumah dan aku duduk di hadapannya, aku termangu menatap wajah itu. Kusadari baru kali inilah aku benar-benar menatap wajahnya yang tampak tertidur pulas. Kudekati wajahnya dan kupandangi dengan seksama. Saat itulah dadaku menjadi sesak teringat apa yang telah ia berikan padaku selama sepuluh tahun kebersamaan kami. Kusentuh perlahan wajahnya yang telah dingin dan kusadari inilah kali pertama kali aku menyentuh wajahnya yang dulu selalu dihiasi senyum hangat. Airmata merebak dimataku, mengaburkan pandanganku. Aku terkesiap berusaha mengusap agar airmata tak menghalangi tatapan terakhirku padanya, aku ingin mengingat semua bagian wajahnya agar kenangan manis tentang suamiku tak berakhir begitu saja. Tapi bukannya berhenti, airmataku semakin deras membanjiri kedua pipiku. Peringatan dari imam mesjid yang mengatur prosesi pemakaman tidak mampu membuatku berhenti menangis. Aku berusaha menahannya, tapi dadaku sesak mengingat apa yang telah kuperbuat padanya terakhir kali kami berbicara.

Aku teringat betapa aku tak pernah memperhatikan kesehatannya. Aku hampir tak pernah mengatur makannya. Padahal ia selalu mengatur apa yang kumakan. Ia memperhatikan vitamin dan obat yang harus kukonsumsi terutama ketika mengandung dan setelah melahirkan. Ia tak pernah absen mengingatkanku makan teratur, bahkan terkadang menyuapiku kalau aku sedang malas makan. Aku tak pernah tahu apa yang ia makan karena aku tak pernah bertanya. Bahkan aku tak tahu apa yang ia sukai dan tidak disukai. Hampir seluruh keluarga tahu bahwa suamiku adalah penggemar mie instant dan kopi kental. Dadaku sesak mendengarnya, karena aku tahu ia mungkin terpaksa makan mie instant karena aku hampir tak pernah memasak untuknya. Aku hanya memasak untuk anak-anak dan diriku sendiri. Aku tak perduli dia sudah makan atau belum ketika pulang kerja. Ia bisa makan masakanku hanya kalau bersisa. Iapun pulang larut malam setiap hari karena dari kantor cukup jauh dari rumah. Aku tak pernah mau menanggapi permintaannya untuk pindah lebih dekat ke kantornya karena tak mau jauh-jauh dari tempat tinggal teman-temanku.

Saat* pemakaman, aku tak mampu menahan diri lagi. Aku pingsan ketika melihat tubuhnya hilang bersamaan onggokan tanah yang menimbun. Aku tak tahu apapun sampai terbangun di tempat tidur besarku. Aku terbangun dengan rasa sesal memenuhi rongga dadaku. Keluarga besarku membujukku dengan sia-sia karena mereka tak pernah tahu mengapa aku begitu terluka kehilangan dirinya.

Hari-hari yang kujalani setelah kepergiannya bukanlah kebebasan seperti yang selama ini kuinginkan tetapi aku malah terjebak di dalam keinginan untuk bersamanya. Di hari-hari awal kepergiannya, aku duduk termangu memandangi piring kosong. Ayah, Ibu dan ibu mertuaku membujukku makan. Tetapi yang kuingat hanyalah saat suamiku membujukku makan kalau aku sedang mengambek dulu. Ketika aku lupa membawa handuk saat mandi, aku berteriak memanggilnya seperti biasa dan ketika malah ibuku yang datang, aku berjongkok menangis di dalam kamar mandi berharap ia yang datang. Kebiasaanku yang meneleponnya setiap kali aku tidak bisa melakukan sesuatu di rumah, membuat teman kerjanya kebingungan menjawab teleponku. Setiap malam aku menunggunya di kamar tidur dan berharap esok pagi aku terbangun dengan sosoknya di sebelahku.

Dulu aku begitu kesal kalau tidur mendengar suara dengkurannya, tapi sekarang aku bahkan sering terbangun karena rindu mendengarnya kembali. Dulu aku kesal karena ia sering berantakan di kamar tidur kami, tetapi kini aku merasa kamar tidur kami terasa kosong dan hampa. Dulu aku begitu kesal jika ia melakukan pekerjaan dan meninggalkannya di laptopku tanpa me-log out, sekarang aku memandangi komputer, mengusap tuts-tutsnya berharap bekas jari-jarinya masih tertinggal di sana. Dulu aku paling tidak suka ia membuat kopi tanpa alas piring di meja, sekarang bekasnya yang tersisa di sarapan pagi terakhirnyapun tidak mau kuhapus. Remote televisi yang biasa disembunyikannya, sekarang dengan mudah kutemukan meski aku berharap bisa mengganti kehilangannya* dengan kehilangan remote. Semua kebodohan itu kulakukan karena aku baru menyadari bahwa dia mencintaiku dan aku sudah terkena panah cintanya.
Aku juga marah pada diriku sendiri, aku marah karena semua kelihatan normal meskipun ia sudah tidak ada. Aku marah karena baju-bajunya masih di sana meninggalkan baunya yang membuatku rindu. Aku marah karena tak bisa menghentikan semua penyesalanku. Aku marah karena tak ada lagi yang membujukku agar tenang, tak ada lagi yang mengingatkanku sholat meskipun kini kulakukan dengan ikhlas. Aku sholat karena aku ingin meminta maaf, meminta maaf pada Allah karena menyia-nyiakan suami yang dianugerahi padaku, meminta ampun karena telah menjadi istri yang tidak baik pada suami yang begitu sempurna. Sholatlah yang mampu menghapus dukaku sedikit demi sedikit. Cinta Allah padaku ditunjukkannya dengan begitu banyak perhatian dari keluarga untukku dan anak-anak. Teman-temanku yang selama ini kubela-belain, hampir tak pernah menunjukkan batang hidung mereka setelah kepergian suamiku.
Empat puluh hari setelah kematiannya, keluarga mengingatkanku untuk bangkit dari keterpurukan. Ada dua anak yang menungguku dan harus kuhidupi. Kembali rasa bingung merasukiku. Selama ini aku tahu beres dan tak pernah bekerja. Semua dilakukan suamiku. Berapa besar pendapatannya selama ini aku tak pernah peduli, yang kupedulikan hanya jumlah rupiah yang ia transfer ke rekeningku untuk kupakai untuk keperluan pribadi dan setiap bulan uang itu hampir tak pernah bersisa. Dari kantor tempatnya bekerja, aku memperoleh gaji terakhir beserta kompensasi bonusnya. Ketika melihatnya aku terdiam tak menyangka, ternyata seluruh gajinya ditransfer ke rekeningku selama ini. Padahal aku tak pernah sedikitpun menggunakan untuk keperluan rumah tangga. Entah darimana ia memperoleh uang lain untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga karena aku tak pernah bertanya sekalipun soal itu.Yang aku tahu sekarang aku harus bekerja atau anak-anakku takkan bisa hidup karena jumlah gaji terakhir dan kompensasi bonusnya takkan cukup untuk menghidupi kami bertiga. Tapi bekerja di mana? Aku hampir tak pernah punya pengalaman sama sekali. Semuanya selalu diatur oleh dia.

Kebingunganku terjawab beberapa waktu kemudian. Ayahku datang bersama seorang notaris. Ia membawa banyak sekali dokumen. Lalu notaris memberikan sebuah surat. Surat pernyataan suami bahwa ia mewariskan seluruh kekayaannya padaku dan anak-anak, ia menyertai ibunya dalam surat tersebut tapi yang membuatku tak mampu berkata apapun adalah isi suratnya untukku. :

Istriku Liliana tersayang,
Maaf karena harus meninggalkanmu terlebih dahulu, sayang. maaf karena harus membuatmu bertanggung jawab mengurus segalanya sendiri. Maaf karena aku tak bisa memberimu cinta dan kasih sayang lagi. Allah memberiku waktu yang terlalu singkat karena mencintaimu dan anak-anak adalah hal terbaik yang pernah kulakukan untukmu.

Seandainya aku bisa, aku ingin mendampingi sayang selamanya. Tetapi aku tak mau kalian kehilangan kasih sayangku begitu saja. Selama ini aku telah menabung sedikit demi sedikit untuk kehidupan kalian nanti. Aku tak ingin sayang susah setelah aku pergi. Tak banyak yang bisa kuberikan tetapi aku berharap sayang bisa memanfaatkannya untuk membesarkan dan mendidik anak-anak. Lakukan yang terbaik untuk mereka, ya sayang.

Jangan menangis, sayangku yang manja. Lakukan banyak hal untuk membuat hidupmu yang terbuang percuma selama ini. Aku memberi kebebasan padamu untuk mewujudkan mimpi-mimpi yang tak sempat kau lakukan selama ini. Maafkan kalau aku menyusahkanmu dan semoga Tuhan memberimu jodoh yang lebih baik dariku.

Teruntuk Farah, putri tercintaku. Maafkan karena ayah tak bisa mendampingimu. Jadilah istri yang baik seperti Ibu. Dan Farhan, ksatria pelindungku. Jagalah Ibu dan Farah. Jangan jadi anak yang bandel lagi dan selalu ingat dimanapun kalian berada, ayah akan disana melihatnya. Oke, Buddy!

Aku terisak membaca surat itu, ada gambar kartun dengan kacamata yang diberi lidah menjulur khas suamiku kalau ia mengirimkan note.

Notaris memberitahu bahwa selama ini suamiku memiliki beberapa asuransi dan tabungan deposito dari hasil warisan ayah kandungnya. Suamiku membuat beberapa usaha dari hasil deposito tabungan tersebut dan usaha tersebut cukup berhasil meskipun dimanajerin oleh orang-orang kepercayaannya. Aku hanya bisa menangis terharu mengetahui betapa besar cintanya pada kami, sehingga ketika ajal menjemputnya ia tetap membanjiri kami dengan cinta.

Aku tak pernah berpikir untuk menikah lagi. Banyaknya lelaki yang hadir tak mampu menghapus sosoknya yang masih begitu hidup di dalam hatiku. Hari demi hari hanya kuabdikan untuk anak-anakku. Ketika orangtuaku dan mertuaku pergi satu persatu meninggalkanku selaman-lamanya, tak satupun meninggalkan kesedihan sedalam kesedihanku saat suamiku pergi.

Kini kedua putra putriku berusia duapuluh tiga tahun. Dua hari lagi putriku menikahi seorang pemuda dari tanah seberang. Putri kami bertanya, “Ibu, aku harus bagaimana nanti setelah menjadi istri, soalnya Farah kan ga bisa masak, ga bisa nyuci, gimana ya bu?”

Aku merangkulnya sambil berkata “Cinta sayang, cintailah suamimu, cintailah pilihan hatimu, cintailah apa yang ia miliki dan kau akan mendapatkan segalanya. Karena cinta, kau akan belajar menyenangkan hatinya, akan belajar menerima kekurangannya, akan belajar bahwa sebesar apapun persoalan, kalian akan menyelesaikannya atas nama cinta.”

Putriku menatapku, “seperti cinta ibu untuk ayah? Cinta itukah yang membuat ibu tetap setia pada ayah sampai sekarang?”

Aku menggeleng, “bukan, sayangku. Cintailah suamimu seperti ayah mencintai ibu dulu, seperti ayah mencintai kalian berdua. Ibu setia pada ayah karena cinta ayah yang begitu besar pada ibu dan kalian berdua.”
Aku mungkin tak beruntung karena tak sempat menunjukkan cintaku pada suamiku. Aku menghabiskan sepuluh tahun untuk membencinya, tetapi menghabiskan hampir sepanjang sisa hidupku untuk mencintainya. Aku bebas darinya karena kematian, tapi aku tak pernah bisa bebas dari cintanya yang begitu tulus.

Terkadang disaat bersama kita kurang menghargai orang orang yang bersama kita, disaat kehilangan nya baru kita mengenal apa itu arti cinta sebenarnya. Sebelum kita ditinggalkan orang2 yang tercinta, yang setia menemani kita, berikan lah balasan cinta kita sepenuh hati pada mereka, sekarang masih belum terlambat teman2.

Assange: FB, Google, Yahoo Intel Amerika

Diposting oleh jundullah-online


Julian Assange pendiri WikiLeaks mengatakan bahwa Facebook, Google dan Yahoo digunakan intelijen Amerika Serikat untu melakukan kegiatan mata-mata atas para penggunanya.

Dalam wawancara dengan Televisi Rusia (02/5) Assange mengatakan bahwa Google dan Yahoo membuat akses untuk digunakan intelijen. Ia juga mengkritik secara khusus situs jejaring sosial Facebook.

"Facebook khususnya, adalah mesin mata-mata paling mengerikan yang pernah ditemukan," tegas Assange.

"Di situ kita punya database yang paling lengkap di dunia tentang orang-orang, hubungan mereka, nama mereka, alamat mereka, lokasi mereka dan komunikasinya dengan orang lain, saudara-saudaranya. Semuanya itu berada di Amerika Serikat, semunya bisa diakses oleh intelijen AS," papar Assange, hacker paling dicari pemerintah Paman Sam dan masuk daftar tangkap Interpol.

Lebih lanjut Assange menjelaskan, akses intelijen ke database situs-situs tersebut bukan hanya sebatas jika ada surat perintah dari pengadilan.

"Mereka punya interface yang mereka buat untuk digunakan oleh intelijen Amerika Serikat," katanya.

Kebetulan WikiLeaks juga punya akun di Facebook, yang Assange -- bahkan setelah ia jadi pelarian usai menerbitkan dokumen-dokumen rahasia -- tolak untuk menutupnya.

Namun Asange tidak menyebutkan hal serupa atas situs microblogging Twitter yang juga sangat populer itu.

Red: Fani
Sumber: Hidayatullah

Biografi Osama Bin Laden

Diposting oleh jundullah-online

Usamah bin Muhammad bin Awwad bin Ladin (bahasa Arab: أسامة بن محمد بن عود بن لادن; sering dipanggil Usamah bin Ladin (atau Osama bin Laden dalam ejaan Inggris), (lahir di Jeddah, Arab Saudi, 10 Maret 1957 – meninggal di Abbottãbad, Pakistan, 2 Mei 2011 pada umur 54 tahun) adalah pendiri Al Qaeda.

Dilahirkan di Jeddah, Arab Saudi, kawasan pantai Laut Merah. Usamah adalah anak ke-17 dari 52 bersaudara. Ayahandanya yang bernama Muhammad bin Ladin, adalah seorang petani miskin dari Yaman yang kemudian bermigrasi ke Arab Saudi setelah Perang Dunia II). Di tempat yang baru ini Muhammad bin Ladin memulai dengan usahanya yang baru bergerak dalam bidang bisnis pembangunan. Pada akhirnya ia memenangkan banyak kontrak bagi pembangunan masjid-masjid dan istana-istana yang sangat bernilai dari pemerintah Arab Saudi. Oleh karena itu ia telah mengembangkan tali persahabatan yang sangat akrab dengan keluarga Kerajaan Saudi[1]. Muhammad bin Ladin kemudian telah menjadi salah seorang yang paling kaya di Arab Saudi, yang diperkirakan memiliki keuntungan miliaran dolar Amerika Serikat. Dari keuntungannya ini diperkirakan Muhammad bin Ladin memiliki saham sebesar hampir 300 miliar dolar Amerika.Orang mengenal Osama bin Laden sebagai buron teroris nomor wahid dunia. Jarang sekali orang mengetahui sisi lain dari kehidupan Osama.

Istri pertama Osama, Najwa bin Laden menguak realitas lain dari sosok yang dianggap bertanggung jawab di balik sejumlah aksi teror, termasuk aksi teror fenomenal, peledakan gedung kembar World Trade Centre, New York, pada 11 September 2001.

Seperti ditulis dalam bukunya, Najwa mengatakan Osama adalah sosok ayah yang sangat disiplin. Osama tak ragu memukul anaknya yang tersenyum sangat lebar, hingga terlihat deretan giginya.

Di sisi lain Osama punya kegemaran berkebun bunga matahari dan menganggap mobil sport laiknya istri pertamanya.

Di rumahnya, Osama mengharamkan pemakaian alat-alat elektronik. Dia juga memerintahkan anak-anak lelakinya mendaki gunung pasir di gurun tanpa membawa air. Tujuannya, agar sang anak kuat.

Bukan tanpa alasan Osama berlaku keras pada keluarganya. Itu terkait keputusan Osama untuk menyingkir ke Sudan, sebagai bentuk perlawanan pada keluarga kerajaan Arab yang mempersilakan tentara Amerika Serikat bermarkas di sana.

Belajar tidur di tempat terbuka dan tak nyaman, serta mendaki gurun pasir, bagi Osama, adalah cara dia mempersiapkan anak-anaknya menghadapi kehidupan sulit dan keras.

Najwa (saat itu 15 tahun) menikahi Bin Laden yang saat itu berusia 17 tahun. Perkawinan itu membuahkan tujuh anak lelaki dan empat anak perempuan.

Najwa bukan satu-satunya istri. Osama memiliki total enam istri yang ditempatkan di rumah-rumah terpisah di Arab Saudi dan Sudan.

Peraturan yang diberlakukan untuk keenam istrinya sama, mereka tak boleh menggunakan peralatan elektronik.

“Ayahku tak akan mengijinkan ibu untuk menyalakan pendingin udara, meski AC sudah terpasang di apartemen kami,” kata putra Osama dan Najwa, Omar, seperti dimuat laman Telegraph.

“Dia juga tak mengijinkan ibu menggunakan kulkas yang berdiri di dapur,” tambah dia.

Namun, ada satu hal dalam diri Osama yang membanggakan untuk anak-anaknya. Osama, kata Omar, jago matematika. Osama bahkan gemar menguji kecepatan hitungnya dengan kalkulator.

“Ayah saya sangat terkenal punya kemampuan hebat di matematika. Banyak yang datang ke rumah sambil membawa kalkulator dan menantang kemampuannya,” tambah Omar.

Menurut cerita Najwa, dia dan Osama pernah pergi ke Amerika Serikat pada 1979, pasca revolusi Iran. Di AS, Osama bertemu Abdullah Azzan, ulama radikal Palestina yang lantas menjadi guru spiritualnya.

Setelah itu, Osama pergi ke Afganistan, membantu kelompok perlawanan terhadap Uni Soviet. Salah satu tujuan pergi ke Afganistan, sangat romantis, agar bisa menceritakan pada anak-anaknya kisah kepahlawanannya dalam perang.

Namun, ketika kembali dari Afganistan, Osama menjadi sosok yang kaku.

Dalam buku yang ditulis Najwa, juga terungkap bahwa Osama setidaknya punya satu mobil Mercedes berwarna emas dan speedboat.

“Tak ada yang hal yang memuaskan untuk dia selain ngebut di gurun, lalu dia akan meninggalkan mobilnya dan berjalan di gurun,” kata dia.

“Hobi favoritnya adalah berkebun. Menanam jagung terbaik dan bunga matahari yang besar,” tambah Najwa.

Anjuran Membaca Al-Quran

Diposting oleh jundullah-online

Saudaraku…
Jangan karena kesibukan dan banyaknya kegiatan menjadikan kita lupa untuk membaca dan mentadaburi al-Qur’an. Sesungguhnya ketenangan dan ketentraman dapat diperoleh dari Al-Qur’an.

Hal ini berdasarkan firman Alloh, “Ingatlah hanya dengan mengingat Alloh-lah hati menjadi tentram.” (Qs. ar-Ra’d: 28)

Dari Abdullah bin Mas’ud radiallohu ‘anhu Rasululloh shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka baginya kebaikan sepuluh kali lipat, aku tidak mengatakan Alif Lam Mim satu huruf akan tetapi Alif satu huruf, Lam satu huruf, Mim satu huruf.”
(Shahih HR.Tirmidzi)

Dan bahkan, iri terhadap mereka yang telah mengamalkan Al-Qur’an, dibolehkan. Dari Ibnu Umar radiallohu ‘anhu yang meriwayatkan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wassallam bahwasannya beliau bersabda,

“Tidak berlaku iri kecuali terhadap dua orang, seseorang yang dianugrahi Alloh Al-Qur’an lantas dia mengamalkannya sepanjang malam dan sepanjang siang dan seseorang yang dianugerahi Alloh harta lantas dia menginfakkannya sepanjang malam dan sepanjang siang.” (HR. Bukhari dan Muslim)



Media Jihad VS Media Crusader

Diposting oleh jundullah-online

Dengan nama Allah yang Maha pengasih dan Maha penyayang. Segala puji hanya milik Allah, Tuhan seluruh alam. Salawat dan salam tercurah untuk Rasulullah Muhammad SAW dan kelurganya dan seluruh pengikutnya.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an : Mereka ingin hendak memadamkan cahaya (agama) Allah dengan mulut (ucapan-ucapan) mereka, dan Allah tetap menyempurnakan cahaya-Nya meskipun orang-orang kafir benci. (As-Shaff : 7)

Ini bukan rahasia bahwa perang hati dan pemikiran sedang berkobar selama 10 tahun terakhir sebagai tornado darat antara kekuatan baik dan jahat. Jika kita melihat kembali sejarah, kita akan menemukan bahwa perang hati dan pemikiran bukanlah sesuatu yang terjadi pada abad terakhir. Satu-satunya yang berubah adalah alat yang digunakan manusia untuk menyebarkan berita ke seluruh wilayah. Media hari ini, dengan saluran satelit dan penulis mereka, agen dan penyair tengah melakukan kampanye fitnah paling mengerikan terhadap Islam. Mereka mengarahkan tombak dan pedang mereka terhadap apa yang mereka sebut gerakan Salafi-Jihadi, yang menyerang pusat rumah mereka dan sumbu kekuasaan mereka dan merupakan ancama terbesar bagi mereka dan negara Zionis.

Kita memiliki tentara salib dan Zionis di satu sisi dan gerakan Salafi-Jihadi di sisi lain. Kedua belah pihak mengklaim bahwa mereka berperang untuk kebenaran dan keadilan. Bagaimana kita tahu siapa yang berjuang untuk tujuan yang benar?

Sebagai Muslim itu adalah tanggung jawab saya untuk berbicara untuk saudara-saudaraku seiman dan mendukung mereka dalam perjuangan mereka. Ini tertulis dalam suatu hadist shohih dari Abu Hurairah radiallahu anhu beliau berkata : Rasulullah SAW bersabda : “Janganlah kalian saling hasud, dan janganlah kalian melakukan najas (memuji barang dagangan sendiri supaya laku), dan janganlah kalian saling membenci, dan janganlah kalian saling berpaling muka, dan janganlah sebagian kalian menjual atas jualan yang lainnya. Dan jadilah kalian hamba Allah sebagai saudara. Seorang muslim adalah saudara muslim yang lainnya. Tidak boleh dia menganiayanya, mengecewakannya, dan tidak boleh menghinanya. Takwa itu ada di sini. Dan beliau menunjuk ke dadanya tiga kali…Setiap muslim atas muslim lainnya haram darahnya, hartanya, dan kehormatannya.” ( Hadis Riwayat Muslim).

Anda benar wahai utusan Allah!

Kami akan mematuhimu dalam hal apapun dan tidak mematuhi semua orang yang menentangmu.

Anda berbicara benar wahai nabi Allah!

Kami akan berbicara untuk saudara-saudara kami dan mendukung perjuangan mereka.

Pertempuran antara masyarakat tauhid dan orang-orang kafir pada dasarnya dan pada intinya merupakan pertempuran atas doktrin Islam dan sesungguhnya Allah telah menulis peperangan agama ini. Sesungguhnya seorang kafir, kafir apapun, apakah Kristen atau Yahudi, tidak membenci orang beragama kecuali untuk keyakinan mereka, bebas dari segala noda. Setiap slogan yang diangkat dalam setiap pertempuran yang terjadi antara kita dan mereka terlepas dari agama murni berbohong dan kepalsuan-sebagai bagian dari kebencian mereka-untuk rakyat monotheisme tidak pernah muncul dari motif ekonomi atau politik. Ini adalah pertempuran antara kekafiran dan keyakinan.

Media jihad yang menyebabkan kerusakan besar kampanye tentara salib. Tentara salib tidak berharap bahwa sekelompok kecil kaum Muslim dapat membuat mereka sibuk selama lebih dari 10 tahun. Cyber salibis telah menerima cek kosong dari tuan mereka untuk memerangi media jihad dengan setiap cara yang memungkinkan. Apakah tentara salib berhasil melemahkan media jihad? Ini sangat jelas bahwa tentara salib dibuat frustasi dan jengkel oleh ketabahan pemuda Muslim yang menginvestasikan waktu luang mereka dalam menjaga media jihad online. Tentara salib telah gagal dan masih menabrakkan kepala mereka melawan langit-langit kebodohan. Setiap kali mereka menyerang website jihad maka semakin banyak kita mulai mencari dan meneliti pengetahuan di bidang teknologi informasi.

Tentara slaib memiliki teknologi terbaik di bidang alat-alat media. Mengapa mereka tidak mampu menutup seluruh situs jihad? Jawabannya sangat singkat dan sederhana. Kami melakukan pekerjaan kami demi Allah dan tentara salib melakukannya demi kepentingan duniawi mereka. Allah penguasa dunia berjanji kepada kita bahwa ia akan mendukung hambanya dan mempermalukan musuh-musuhnya.

Dan Allah berfirman dalam ayatnya yang lain : dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman. (Ali Imran : 68). Serta : Janji Allah itu benar, dan Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. (Luqman : 9).

Beberapa orang mungkin berpendapat bahwa tentara salib tidak meneliminasi media jihad karena mereka ingin melacak orang-orang yang aktif di dalamnya. Saya benar-benar tidak setuju dengan pendapat lemah ini. Kebanyakan mereka yang melakukan operasi jihad di Barat bukan anggota forum jihad. Mereka dilatih di luar negeri dan anggota kelompok jihad.

Argumen lemah dari konspirasi talafi disangkal!

Itu membuat saya sangat sedih saat melihat Muslim buta mengikuti ulama mereka tanpa melakukan penelitian. Ada dua jenis ulama. Jenis pertama adalah ulama soleh yang telah menjual jiwa mereka kepada Allah dan mengambil tanggung jawab untuk mengatakan kebenaran bahkan jika seluruh dunia melawan mereka. Jenis kedua cendikiawan adalah orang yang telah menjual jiwa mereka untuk penciptaan, bukan Sang Pencipta.

Ada ratusan situs yang mengklaim sebagai pembela sunnah dengan pemahaman pendahulu. Pada kenyataannya mereka adalah pembela dari para ulama yang bekerja untuk kepentingan penguasa mereka. Mereka menjual agama dengan imbalan keuntungan duniawi, menggunakan posisi dan status mereka di tengah yang lainnya. Anda dapat mengenali situs merkea dengan nama sub forum mereka. Anda akan selalu menemukan sub forum "terorisme". Saya sangat terkejut melihat orang-orang saya sendiri yang mempublikasikan artitel yang mengutuk keberanian para Mujahid dan memuji para pemimpin korup yang melayani tuan mereka, Amerika. Saya telah ratusan kali masuk ke dalam situs "salafi" dan mencari thread yang mengutuk pasukan tentara salib. Saya menemukan beberapa thread yang mengutuk invasi AS ke Afghanistan, Irak dan tempat-tempat lain. Ketika saya memasuki thread tersebut, saya menemukan bahwa anggota yang mempostingnya telah di ban. Apakah Anda tahu mengapa mereka di ban? Saya meneliti dan menemukan bahwa mereka dilarang di forum tersebut karena menghasut para pemuda untuk mempersiapkan jihad sebelum musuh menyerang negara mereka.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an : Dan siapkanlah untuk menghadapi mereka kekuatan apa saja yang kamu sanggupi dan dari kuda-kuda yang ditambat untuk berperang (yang dengan persiapan itu) kamu menggentarkan musuh Allah, musuhmu dan orang-orang selain mereka yang kamu tidak mengetahuinya; sedang Allah mengetahuinya. Apa saja yang kamu nafkahkan pada jalan Allah niscaya akan dibalasi dengan cukup kepadamu dan kamu tidak akan dianiaya. (Al-Anfal : 59).

Rasul SAW bersabda : Jika seseorang mati tanpa berpartisipasi dalam jihad dan tidak pernah memiliki tujuan berjihad, dia mati dalam cabang kemunafikan.

Apakah mereka menolak ayat-ayat Al-Qur'an?

Apakah mereka menolak sabda Nabi?

Ada banyak alasan mengapa mereka melarang anggota forum dari forum mereka.

Berikut adalah alasan pentingnya :

- Memuji para pemimpin kelompok jihad bersenjata
- Memposting video, buku, artikel dan statemen pro-jihadi
- Mengekspos para pemimpin korup dan ulama seperti yang mereka sebut

Lalu, bagaimana caranya kita membawa media jihad ke tahap yang lebih tinggi?

Menghormati anggota dan tamu

Saat ini kita hanya memiliki satu situs berbahasa Inggris yang menyebarkan propaganda ke seluruh perbatasan negara. Apa yang akan terjadi jika situs ini dilumpuhkan? Siapa yang akan menjaga penutur non-Arab yang memperbaharui berita-berita terkini?

Saya telah menulis daftar singkat dari apa tabf dipelukan di masa mendatang untuk membawa media jihad ke tingkat lebih tinggi.

1. Buat situs Salafi-Jihadi berbahasa Inggris
2. Membuat situs Islam baru yang menjelaskan pemahaman Islam berdasarkan pemahaman para pendahulu, salafush sholeh.
3. Membuat kelompok jihad media yang mengkhususkan diri dalam menerjemahkan materi jihad
4. Membuat tim yang mampu mengekspos dan menolak klaim palsu para ulama pemerintah
5. Membuat tim yang mengkhususkan diri dalam menulis majalah Islam
6. Membuat tim yang mengkhususkan diri dalam membuat video-video jihad
7. Membuat tim yang mengkhususkan diri di bidang IT.

Apa yang tidak boleh dilakukan ketika membangun website

1. Jangan membuat website dalam bahasa yang diucapkan oleh minoritas. Contoh, ada enam negara kecil di mana orang berbicara dalam bahasa Belanda : Belanda, beberapa bagian Belgia, Afrika Selatan, Suriname, Curacao dan Aruba, total 27 juta.

Saya pikir lebih baik memiliki situs berbahasa Perancis, Spanyol dan Jerman. Mengapa? Karena jika dibandingkan dengan bahasa Belanda, Anda akan mendapatkan hasil sebagai berikut :

- 27 juta orang berbahasa Belanda
- 265 juta orang berbahasa Perancis
- 180 juta orang berbicara dalam bahasa Jerman
- 380 juta dalam bahasa Spanyol

Anda dapat dengan jelas melihat perbedaan dalam jumlah besar. Membuat situs dengan bahasa yang digunakan sebagian kecil orang tidak akan bermanfaat bagi ummat pada titik apapun. Kita membutuhkan situs yang akan mencapai jutaan Muslim di seluruh dunia.Penting

- Hanya masuk ke dalam situs dan kelompok media yang diakui dan dikenal kelompok media jihad
- Jangan masuk ke dalam situs tanpa mengetahui siapa yang mengontrol

Hati-hati saudara dan saudariku. Terdapat banyak anjing di internet yang berusaha mendapatkan uang dengan mengumpulkan informasi tentang tamu dan anggota forum jihad. Maka berhati-hatilah!

Tambahan dari penulis :

1. Ketika dalam aksi penyerangan sebuah situs atau website usahakan jangan memakai komputer/laptop pribadi karena hal itu akan memudahkan mereka dalam pelacakan aksi anda berdasar nomer seri peralatan elektronik yang anda gunakan meski anda telah menggunakan software canggih penghilang jejak didunia maya akan tetapi gunakanlah fasilitas umum atau komputer warnet itupun harus berpindah-pindah tempat warnet (jangan menggunakan 1 warnet ) hal ini dilakukan agar mereka tidak menunggu anda untuk memakai komputer itu lagi sehingga meski mereka mengetahui posisi kita dalam beraksi akan tetapi menyusahkan mereka dalam mengenali oporatornya.

2. Janganlah anda merasa aman menyimpan sebuah file rahasia dalam flasdick atau hardisck komputer yang sudah anda proteksi dengan software,karena secanggih-canggihnya sebuah software untuk memproteksi sebuah file atau data yang anda miliki maka perlu diingat sipembuat software tersebut tidak bodoh dalam menbuat progam tersebut,sehingga dia dengan mudah membuka password yang anda berikan meski anda menuliskanya 15 digit atau lebih.

Biarkan keberanian menjadi perisai Anda, jadikan pengetahuan menjadi makanan Anda, jadikan Jihad sebagai jalan hidup dan biarkan diri Anda memahami.

Dan kabar baiknya adalah bukan apa yang didengar musuh namun apa yang dilihat musuh!

Wassalamualaikum

Pelayan Islam

Diambil dari forum Ansar al-Mujahidin

Kembalikan data Yang Hilang

Diposting oleh jundullah-online

Recover My Files data recovery adalah sebuah software yang dapat digunakan untuk mengembalikan data-data (file dan documents) yang sudah terhapus dari Windows Recycle Bin, data yang hilang karena diformat ulang, atau terkena virus dll

Recover My Files bekerja dan support dengan semua bentuk media digital, termasuk hard drive, USB Media, Compact Flash, Smart Media, memori stick dan media penyimpanan lainnya.

Jadi jika anda kehilangan data-data, gambar, photo, documents, music atau video, sedangkan anda masih sangat membutuhkan data-data tersebut dapat memanfaatkan Program Recover My Files 4.0 ini. Recover My Files kompatibel dengan Windows XP, Windows Vista, Windows 7 dan bekerja dengan FAT 12, FAT 16, FAT 32 dan NTFS file sistem.

Untuk cara penggunaannya juga sangat mudah, Setelah anda Install kemudian jalankan. Lalu anda bisa memilih pada drive mana yang akan anda cari file2 yang telah terhapus. Lalu lihat yang sudah didapatkan dan kembalikan lagi data2 yang hilang tersebut.

Petunjuk Installasi :

* Download dan Ekstrak
* Lakukan installasi pada file RecoverMyFiles-Setup.exe
* Setelah selesai installasi jangan dijalankan program ini, tutup terlebih dahulu
* Selanjutnya buka file yang terdapat pada folder patch , copy dan replace seluruh isi file yang terdapat pada folder tersebut ke directory install yang biasa terletak di : C:\Program Files\GetData\Recover My Files v4
* Finished
Anda berminat,dapatkan dengan klik gambar download dibawah.


Selamat mencoba........

Nitro Pdf

Diposting oleh jundullah-online

Mungkin anda perna mendapatkan artikel-artikel di internet jenis PDF yang mana dalam tulisan tersebut anda hanya dibatasi untuk melihat saja tanpa boleh otak-atik tulisan tersebut selayaknya tulisan dalam microsoft office yang tidak dipunya progam-progam converter Pdf yang lain.
Nitro PDF Professional Merupakan Software yang bekerja pada file yang ber format PDF. Dengan Nitro PDF Professional kita bisa membuat, mengatur, mengedit, menggabungkan dan convert ke format yang lain seperti format Word, Text dan image dengan hasil yang sama persis selayaknya file asli yang masih dalam bentuk Pdf. Dan masih banyak feature lainnya yang dimiliki oleh program ini.
Salah satu keunggulan software Nitro PDF Professional adalah interfacenya. Tampilannya sangat easy dan friendly karena menggunakan tampilan seperti Microsoft Office 2007. Selain itu Nitro PDF ketika dijalankan ringan dan cepat. Sangat cocok digunakan sebagai pembaca file-file yang berformat PDF. Dibandingkan Adobe Acrobat yang biasanya digunakan oleh banyak orang, rasanya Nitro PDF lebih bagus dijadikan sebagai program pembaca file PDF. Dan bukan hanya tampilan saja. Feature2 yang dimiliki juga sangat baik dan bagus. seperti : Create PDF, Edit PDF, Convert PDF, Review & annotate PDF, Assem.
Pada dasarnya, program ini memiliki enam kategori utama. “Create & Combine” memiliki berbagai tool untuk menciptakan PDF dari berbagai format lainnya. Kategori “Comment & Review" dapat digunakan untuk memasukkan stic­ky notes, stempel, menggambar bentuk, hingga attachment file. Kategori “Export & Convert” memiliki fungsi konversi file PDF ke dalam berbagai format. “Insert & Edit” memungkinkan Anda untuk mengedit dan menambahkan sesuatu ke dalam file PDF yang sudah jadi. “Secure & Sign” dapat menambahkan password, digital sig­nature dan juga hak akses terhadap file PDF. Yang terakhir adalah "Form". Kategori ini menyediakan berbagai template form PDF dengan teknik Javascript.

Dapatkan progam tersebut dengan klik gambar dibawah.


Cara Membuka Key/hack Password Winrar (RAR Password Recovery)

Diposting oleh jundullah-online

Mungkin anda Pernah dan bahkan kebanyakan bagi orang yang hobi download file-file di internet yang berekstension .rar dari internet ?
Dan file tersebut jika di ekstrak tiba-tiba terdapat kunci passwordnya ,sehingga kita tidak dapat membukanya langsung dengan cuma di klik saja.
Tentu teramat kesel perasaan kita apalagi file yang kita download itu besar,sudah ditunggu-tunggu beberapa jam eeeh ternyata file tersebut diproteksi sama Si Empunya file tersebut.
GGGRRRRRRZZZZZZ............

Tenang pada posting ini saya menemukan cara efektif untuk mengatasi hal itu karena disini saya akan coba membagikan sebuah software pembuka kunci password winrar
Yaitu RAR Password Recovery.


Tampilan RAR Password Recovery saat anda baru membukanya seperti ini.

Setelah menunggu proses RAR Password Recovery bekerja dan menemukan key password rarnya dalam beberapa menit tergantung kerumitan dalal pasword itu sendiri maka gambarnya akan seperti ini :

Example keterangan gambar diatas :

Contoh password key rarnya adalah " rat."

Setelah itu anda tinggal membuka file berformat rar tadi dan masukkan contoh password seperti password diatas tadi jika kita dalam membuka file tersebut meminta password.
Dan 99 % password yang di dapatkan oleh RAR Password Recovery itu dapat membuka file rar yang terkunci oleh password.
Walaupun file rar yang kita download dari internet berisi password tinggal buka deh keyna pakai RAR Password Recovery.
He he. .
Mudah bukan!

Jika anda berminat dapatkan filenya dengan klik gambar download dibawah ini.

Selamat Mencoba ..........

Download Smadav Pro 8.3 Hacking Smadav Pro

Diposting oleh jundullah-online


Siapa yang tidak kenal dengan anti virus yang satu ini,anti virus buatan anak bangsa yang kemampuan dalam menangani virus lokal maupun luar negri dibilang cukup ampuh.
Up Date terbari dengan seri Smadav 8.3 jauh lebih banyak mengenali virus-virus baru dalam dunia internet serta perbaikan dalam sistem scaning yang membuatnya jauh lebih cepat dari pada generasi sebelumnya.
Ada berita gembira bagi para pengguna smadav khususnya smadav versi 8.3 yang masih berstatus free atau gratisan !
Meski penulis tidak menganjurkan hal ini karena dapat dikatakan tidak menghargai karya seseorang tapi akibat dana yang agak kurang jadi pinginya yang gratisan saja.
semoga saja pembuat anti virus ini ikhlas progamnya untuk di hack/bajak karena meski tidak ikhlash nyatanya banyak yang memilih yang gratisan,Hee hee heee...
Download resminya untuk samadav ada disini,disitu juga terdapat tatacara bagaimana anda mendapatkan serial number dari progam tersebut.
Bagi yang berminat mengubah smadav 8.3 free jadi pro silahkan Download pada link di bawah ini.

berikut tata cara/trik untuk menghack smadav 8.3 ,agar menjadi pro.

Setelah anda selesai mendownload file diatas tadi yang berisi key agar samadav anda bisa menjadi pro lanjutkan dengan mengisikannya pada bagian Settings dan isi kan form nama beserta key nya seperti gambar di bawah ini :

1. masukkan serial number ini pada bagian tab settings di form nama dan key :
Nama: anti-pembajakan
Key: (key dikosongkan jangan di isi)
Lalu klik Register. Biarkan saja jika ada peringatan gagal membuka anti pembajakan.

2. Setelah itu baru anda masukkan salah satu dari 2 nama dan key pada form nama dan key yang ada pada script.txt yang anda download tadi.

Terima atas kunjungan anda.... !!

:)

Serangan Ikan Hiu Di Mesir,Fenomena Alam atau Peringatan....?

Diposting oleh jundullah-online

[Mesir Buka Kembali Pantainya Setelah Serangan Maut Ikan Hiu] Mesir Buka Kembali Pantainya Setelah Serangan Maut Ikan Hiu

Ismailia, Mesir (ANTARA/Reuters) - Mesir, Ahad, menyatakan negara itu akan membuka kembali pantai-pantainya buat wisatawan di tempat pelancongan terkenal Laut Merah, setelah serangkaian serangan ikan hiu selama dua pekan belakangan, yang menewaskan satu orang dan melukai empat orang lagi.

Tiga warga negara Rusia dan satu Ukrainia menderita luka parah ketika mereka diserang di lepas pantai Sharm Esh-Sheikh, dan pada 5 Desember sehingga bagian paha seorang perempuan yang berusia 70 tahun tercabik serta lengan atasnya luka parah.

"Kami telah mengizinkan pantai tersebut dibuka kembali dengan syarat pemilik hotel mematuhi peraturan-pemantauan baru guna menjamin keselamatan wisatawan asing sewaktu mereka menyelam atau berenang," kata Gubernur Sinai Selatan Mohamed Abdel Fadil Shousha kepada wartawan.

Ketentuan pemantauan itu meliputi patroli laut terus-menerus oleh perahu dan pembuatan menara pengawas di sepanjang garis pantai. Dari menara tersebut, para penyelam profesional yang diperlengkapi dengan teropong dapat memantau keadaan untuk mengetahui kalau-kalau ada serangan hiu.

Wisatawan akan diharuskan tetap berada di daerah yang disediakan buat berenang dan menahan diri dari memberi makan ikan hiu, kata Shousha.

Kematian itu adalah korban jiwa pertama akibat serangan hiu di Mesir sejak 2004. Para pejabat baru saja mencabut larangan orang berenang di daerah tersebut --yang diberlakukan setelah serangan pertama.

Satu hiu ekor putih yang terlihat beberapa menit sebelum serangan pertama terhadap dua warga negara Rusia belakangan diidentifikasi sebagai ikan hiu yang diambil gambarnya ketika perempuan Jerman itu diserang lima hari kemudian, kata Elke Bojanowski, ahli mengenai ikan hiu ekor putih di Laut Merah, pada Kamis (9/12).

Satu tim ilmuwan internasional mewawancarai beberapa saksi mata untuk mempelajari lingkungan tersebut dan mengumpulkan data dari penyelam lokal untuk memahami prilaku ikan hiu itu.

Spekulasi telah berpusat pada tindakan yang menarik perhatian ikan hiu dengan umpan, atau chum, untuk merekam hewan tersebut, sehingga membuat mereka berhubungan dengan manusia melalui makanan, atau penyusutan stok ikan yang dapat memaksa mereka mencari sumber makanan pilihan.

Soushka mengatakan serangan ikan hiu tampaknya dipicu oleh satu kapal yang melemparkan domba mati ke laut sewaktu melewati Laut Merah, sehingga memicu nafsu makan ikan hiu itu.


]وَمَا أَصَابَكُم مِّن مُّصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ [ الشورى 30
"Dan musibah apapun yang menimpamu, maka itu adalah akibat dari ulah tanganmu sendiri." (As Syura 30).

Adakah ini peringatan kecil dari Allah Swt kepada mereka yang bersama dengan negara zionis israel yang telah mendzolimi saudara kita dipalestina.........

Jundullah

Diposting oleh jundullah-online


Hudzaifah. - Jundullah atau Jundallah (bahasa Arab: جند الله berarti "Tentara Allah") Jundullah adalah orang-orang yang telah mengkhidmatkan atau berjuang pada jalan Allah dengan membawa nilai-nilai Rabbani dan menyeru manusia kepadanya. Mereka adalah orang-orang yang memberikan loyalitas (wala’) hanya kepada Allah, Rasul, dan orang-orang yang beriman dan keras ( Bara`) terhadap musuh-musuh islam.

Dalam memperjuangkan dan menyeru manusia pada nilai-nilai Rabbani, seorang jundullah harus memiliki bekal. Mana mungkin ia dapat mengajak manusia kepada kebenaran, sedangkan ia tidak mengetahui bekal apa yang harus dibawa. Yang disoroti adalah tentang intelektualitas dan akhlak seorang jundullah, suatu aspek yang sangat penting dan mendasar.

Uraian kajian di bawah ini sangat komprehensif sehingga dengannya seseorang siap menjadi jundullah; golongan yang akan dimenangkan Allah dalam medan kehidupan.

Kata Hizbullah disebut dalam Al Qur’an sebanyak dua kali. Pertama di surah Al Mujaadilah dan yang kedua di surah Al Maaidah.

“Kamu tidak akan mendapati sesuatu kaum yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, saling berkasih sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu bapak-bapak atau anak-anak atau saudara-saudara atau pun keluarga mereka. Mereka itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan yang datang daripada-Nya. Dan dimasukkan-Nya mereka ke dalam surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, mereka kekal di dalam-Nya. Allah ridha terhadap mereka dan mereka pun merasa puas terhadap (limpahan rahmat)-Nya. Mereka itulah golongan Allah. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Allah itulah golongan yang beruntung.” (QS. Al Mujaadilah:22)

“Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihad di jalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha luas (pemberian-Nya) lagi Maha Mengetahui. Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk (kepada Allah). Dan barangsiapa mengambil Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang.” (Al Maidah : 54-56)

Dengan demikian, hizbullah memiliki arah, yang cirinya adalah sebagai berikut.
1. Membebaskan diri dari musuh-musuh Allah dan Rasul-Nya. Secara praktikal dengan tidak memberikan ketaatan kepada mereka, dan secara batin dengan tidak menyimpan kecintaan kepada mereka.
2. Memberikan wala ‘loyalitas’ kepada kaum mu’minin dalam bentuk praktikal dan menumbuhkan kecintaan dalam hati. Kaum mu’minin yang berhak diberikan wala’ ini adalah mereka yang telah melengkapi syarat keimanan, mendirikan shalat dan menunaikan zakat.

Sasaran-Sasaran Utama Hizbullah
1. Membentuk kepribadian manusia secara islami
2. Mendirikan negara Islam di setiap daerah
3. Menyatukan umat Islam
4. Menghidupkan kembali kekhalifahan
5. Mendirikan negara Islam Internasional


Intelektualitas Serdadu Islam Rabbani (JUNDULLAH Tsaqafatan)

A. ILMU USHULUTS-TSALASAH (Ilmu tentang Keimanan)
Ilmu yang dimaksud adalah ilmu yang pada zahirnya membahas tiga pengetahuan dasar Islam, yaitu pengetahuan tentang Allah SWT, pengetahuan tentang Rasulullah SAW dan pengetahuan tentang Islam. Inilah metodologi Rasulullah saw dalam mendidik para sahabat sebaqaimana yang disebukan oleh Ibnu Umar r.a.
“Ketika Rasulullah saw masih hidup, aku menyaksikan bahwa kaum muslimin kala itu lebih menomorsatukan mempelajari masalah keimanan sebelum mempelajari Al Qur’an. Ketika diwahyukan surah-surah Al Qur’an kepada Muhammad saw, maka dari surah-surah itu kami mempelajari hukum halal-haram dan perkara-perkara yang harus kami renungkan dari surah-surah Al Qur’an itu. Namun, belakangan saya mendapati orang-orang lebih menomorsatukan Al Qur’an sebelum mempelajari masalah keimanan. Lalu tatkala orang-orang itu membaca seluruh surah dalam Al Qur’an; dari Al Fatihah sampai An Naas, kala itu mereka tidak mampu memahami mana yang merupakan perintah Al Qur’an dan mana yang merupakan larangannya. Serta mana pula ayat-ayat yang semestinya mereka renungkan dan mereka jabarkan, seperti layaknya mereka menghampar buah kurma yang jelek.”

B. AL KITAB DAN ULUMUL QUR’AN
1. Ilmu Nasikh Mansukh
Dalam Islam, terdapat hukum-hukum yang sifatnya gradual, dan selang beberapa waktu hukum tesebut barulah stabil.

2. Ilmu Asbab Nuzul (sebab-sebab turunnya ayat-ayat Al Quran) dan Amkinah Nuzul (ilmu tentang tempat di mana suatu ayat diturunkan)
Buku rujukan ilmu bidang ini:
a. Nasikh Mansukh, Ibnu Hazm
b. Lubabun Nuqul Fi Asbabun Nuzul, Imam Suyuthi

3. Ilmu Gharibil Qur’a (ilmu yang membahas hal-hal yang aneh di dalam Al Qur’an)

4. Ilmu Rasm Utsmani (ilmu yang mempelajari teori penulisan Utsmani yang digunakan para sahabat untuk menulis mushhaf Al Qur’an)


5. Ilmu Tafsir Al Qur’an
Berkaitan dengan Kitabullah, setiap insan muslim dihimbau :
Pertama, insan muslim harus membaca Al Qur’an secara kontinu
Kedua, dia harus menghafal sebagian Kitabullah (Al Qur’an)
Ketiga, seorang inividu muslim harus terbiasa merujuk kepada perkataan para mufassir.

Contoh buku tafsir:
a. Tafsir yang ringkas adalah kitab tafsir al-Jalalain
b. Tafsir mazhabi adalah tafsir Ai Au’ud dalam mazhab Imam Abu Hanifah
c. Kitab tafsir yang ma’tsur adalah kitab tafsir karya Ibnu Katsir
d. Kitab tafsir modern adalah tafsir Fi Zhilaalil Qur’an karya Sayyid Quthb

Memahami Kitabullah dapat tercapai bila kita:
a. Mempelajari bahasa Arab
b. As Sunnah
c. Sirah Nabawiyah
d. Ulumul Qur’an

Batas khatam Al Qur’an satu kali dalam sebulan. Atau kalau tidak mampu, satu kali dalam empat puluh hari.

C. AS SUNNAH
As Sunnah adalah semua perkara yang dinukil dari perkataan, perbuatan, dan keputusan Nabi saw. Di bawah ini adalah struktur pembagian hadits Nabi.

Pertama, hadits shahih. Yaitu hadits yang memiliki sanad dan sanadnya ini terus bersambung melalui perawi yang adil dan baik hafalannya. Hadits ini tidak aneh dan cacat.
Kedua, hadits hasan. Hadits ini dibagi 2, yaitu:
a. Hadits yang sanadnya tidak luput dari perawi yang tidak jelas identitas pribadinya dan diriwayatkan melalui sanad hadits yang berbeda.
b. Hadits yang para perawi berasal dari golongan orang-orang yang terkenal jujur, dan dapat dipercaya, namun dari segi hafalan dan kecermatan, hadits hasan tidak sampai dengan perawi hadits sahih.
Ketiga, hadits dhaif. Yaitu hadits yang tidak memiliki kriteria hadits shahih serta hadits hasan sebagaimana yang tadi disebutkan.
Keempat, hadits maudhu’. Adalah hadits yang dibuat-buat serta dinisbatkan oleh pembohong dan pemalsu hadits.

Kitab yang sebaiknya dibaca oleh jundullah:
a. Kitab al Arba’in an-Nawawiyyah
b. Al-Azhrar karya Imam Nawawi
c. Riyadhush-Shalihin
d. Kitab Hidayatul Bari fi Tajridi Shahih Bukhari

D. ILMU USHUL FIQIH
Adalah ilmu yang merupakan barometer bagi ilmu fiqih dan asal muasalnya dan berfungsi mengatur seseorang dan melindunginya dari kekeliruan meng-istinbat hukum.

Buku-buku ushul fiqh kontemporer adalah:
a. Buku Ushul Fiqh karya Syekh Abu Zahura

Buku-buku Ushul Fiqh Modern adalah:
a. Buku Karya Khudhari Bek
b. Buku Karya Adib shaleh

Buku-buku klasik di bidang ushul fiqh adalah :
a. Kitab ar Risalah karya Imam Syafi’I
b. Kitab Al-Mustahfa karya Imam Al Ghazali
c. Kitab al Manhul karya imam Al Ghazali

E. ILMU-ILMU YANG SIFATNYA TEORITIS DAN PRAKTIS: ILMU AQAID, ILMU AKHLAK DAN ILMU FIQIH

2. Ilmu Akhlak
3. Ilmu Fiqih

F. SEJARAH UMAT ISLAM DAN KEKINIANNYA
Membaca sejarah merupakan faktor urgen dalam pembentukan pribadi muslim. Juga dalam menumbuhkan perasan memilki terhadap eksistensi umat. Untuk mengetahui segi-segi ini, disarankan untuk membaca:
1. Kitab Tahzib Sirah Ibnu hisyam atau Nurul yaqin
2. Hayatu Shahabah ‘Kehidupan Para Sahabat’
3. Ad-Da’wah ilal Islam (Arnold)
4. Maadza Khasiral-‘Aalam bin-hitaathil-Muslimin. Buku ini mengajak kita untuk menganalisis sejarah kontemporer dan masa lalu.
5.Min Rawaa’i Hadhaaratina, karya Dr. Musthafa as Siba’i. Buku ini membuka cakrawala pengetahuan kita tentang sejauh mana kecermelangan sejarah kita yang agung.
6. Taqwim al-‘Alam al Islaami. Buku ini membahas tersebarnya kaum muslimin di dunia dan situasi dunia islam.

G. DISIPLIN ILMU BAHASA ARAB
Bahasa Arab adalah ilmu yang sangat penting bagi kita; untuk dapat membaca, memahami, menulis dan berbicara. Yang pada akhirnya, akan mengekalkan agama Islam karena seorang individu muslim harus berda’wah. Permasalahan yang pertama kali muncul adalah matinya bahasa Arab fush-hah (bahasa arab asli), disertai dengan tumbuh berkembangnya bahasa amiyah (dialek local) yang mencapai ratusan macam dialeknya.

Agar kita memiliki pengetahuan bahasa Arab yang baik, ada beberapa bahan bacaan yang harus dikuasai, yakni sbb:
1. Membaca kitab tentang khattul-Arabi’ ‘kaligrafi Arab’
2. Membaca kitab tentang imla (cara penulisan kata-kata dalam bahasa Arab)
3. Membaca kitab tentang nahwu dan sharaf
4. Membaca kitab tentang ilmu balaghah
5. Membaca kitab tentang ilmu ‘arudh
6. Mengkaji kamus-kamus bahasa Arab yang kuno
7. Mengkaji sastra Arab dan sejarahnya

H. BEBERAPA TANTANGAN DAN KONSPIRASI
Mengetahui musuh-musuh, memperhitungkan langkah-langkahnya dan memantaunya, kemudian mengentaskannya adalah suatu kewajiban bagi kita:
1. Freemansonry, Rotary-Lions Club
2. Peranan agen-agen Amerika (CIA), Inggris, Prancis dan Rusia (KGB)
3. Partai-partai yang berdiri atas dasar orientasi mereka yang bermacam-macam, yang
bersifat kapitalis, demokratis, komunis, sosialis, atau nasionalis.
4. Sekolah-sekolah yang mengacu pada organisasi-organisasi asing, baik itu missionaris
maupun sekularis.
5. Peranan publikasi yang mengikut pada organisasi seperti ini, juga koran-koran dan
majalah-majalah yang mempropagandakan misi mereka.
6. Propaganda penghalalan dan kekacauan yang dilakukan oleh para penulis dan pengarang
kisah atau skenario film dan televisi.
7. Propaganda yang berorientasi ide-ide kafir, baik itu yang terdapat pada sekolah-sekolah
asing maupun yang berada pada sekolah setempat yang terpengaruh oleh pemikiran kafir
dan orang kafir.

Buku berikut ini diharapkan dapat menolong dalam memecahkan problem muslim kontemporer dalam menghadapi tantangan zaman.
1. Nahwa al-Mujtama’il-Islami, karya as Syahid Sayyid Quthb.
2. Al-Islam wa Muskilaatul-Hadharah, karya asy-Syahid Sayyid Quthb
3. Nahnu wal-Hadharah al-Gharbiyyah, karya Abul A’la al-Maududi
4. Harakaat wa Madzaahib, karya Fathi Yakan.
5. Ats-Tsaqafatul-Islaamiyah, karya Dr. Abdul Karim Utsman.

I. KAJIAN ISLAM KONTEMPORER
Kajian modern ini merupakan bekal bagi individu muslim modern dalam memasuki kancah pergulatan pemikiran kontemporer. Perpustakaan Islam menjadi penuh dengan buku-buku yang berindikasikan pemikiran ini dan kita selalu membutuhkan kreativitas mereka sebagai tambahan.

Berikut gambaran dari sebagian buku-buku yang harus dibaca oleh seorang individu muslim.
1. Mabadiul-Islam, karya Abul A’la al-Maududi
2. Khashaisut-Tashawwur al-Islaami, karya Sayyid Quthb.
3. Hadzad-Dien, karya Sayyid Quthb.
4. Al-Mustaqbal li Hadzad-Din, karya Sayyid Quthb.

Buku-buku berikut memberi gambaran tentang Islam secara umum. Keistimewaannya, ciri-cirinya serta kebutuhan manusia akan Islam.
1. Ar-Risalatul-Muhammadiyah, karya Sulaiman an-Nadawi
2. Al-Hadharatul-Islaamiyah, Ususuha wa Mabadiuha, karya Abul A’la al Maududi.
3. Al-Arkanul-Arba’ah, karya Abul Hasan an-Nadawi.

Buku-buku berikut ini akan memberikan gambaran tentang rukun-rukun Islam.
1. Isytirakiyatul-Islam wa Nazharaat fi Isytirakiyyat al-Islam, karya Dr. Mushthafa as-Siba’I
dan al Ha-mid.
2. Malakiyatul-Ardhi fil-Islam, karya Sayyid Quthb.
3. Al-‘Adaalatul-Ijtima’iyah fil-Islam, karya Sayyid Quthb.
4. Ususul-Iqtishadil-Islami, karya Abul A’la al-Maududi.
5. Ar Riba, karya Abul A’la al-Maududi
6. At-Takaaful al Ijtima’I fil-Islam, karya Abdullah Ulwani

Buku-buku berikut ini akan memberikan kita gambaran tentang sistem ekonomi Islam.
1. Al Mar’ah bainal-Fiqh wa Qanun, karya Dr. Musthafa as-Siba’i.
2. Al Hijab, karya Abdul A’la al-Maududi.
3. Tafsir Surah An-Nuurr karya Abul A’la al Maududi.

Buku-buku berikut ini akan memberikan kita gambaran tentang sistem tatanan sosial dalam Islam.
1. As-Silmu wal Harb, karya Dr. Musthafa-as Siba’i.
2. Al Jihad, karya Abul A’la al-Maududi.
3. Nazhariyatul-Islam wa Hadhuyu fid-Dustuur wal-Qanun dan Nahwa Dustur Islami, karya Abul A’la al-Maududi.
4. Risalatul Jihad, karya asy-Syahid Hasan al-Banna.

Buku Manhajut-Tarbiyah al-Islamiyah karya Muhammad Quthb akan memberikan gambaran kepada kita tentang sistem politik dan militer.

Buku-buku berikut ini akan memberikan gambaran tentang metode pendidikan Islam.
1. Syubuhat Haulal-Islam, karya Muhammad Quthb.
2. Jahiliyatul-Qarnil-‘Isyriin, karya Muhammad Quthb.
3. Ats-Tsaqafatul-Islamiyah, karya Dr. Abdul Karim Utsman.

Hendaknya seorang individu muslim saat ini selalu memperhatikan pemikiran Islam dalam buku-buku, koran-koran, atau majalah-majalahnya, dan selalu sadar dalam mencernanya serta tidak disibukkan oleh satu masalah sehingga melupakan masalah yang lain.

J. PEMAHAMAN DA’WAH DAN PRAKTIKNYA
Rasulullah saw bersabda, “Sampaikanlah pengajaran dariku, meskipun hanya satu ayat.”
Imam Ali berkata, “Dunia tidak akan sepi dari orang-orang yang membela Allah SWT dengan argumennya.”

Sudah selayaknya bagi kaum muslimin untuk mempelajari seluruh praktik da’wah kepada Allah SWT yang ada di depannya, kemudian mempelajari semua pendapat-pendapat yang ada; dari metode para ulama, metode yang dilakukan oleh pakar-pakar sufi, metode jam’iyyat khairriyyah (LSM), metode partai-partai Islam, metode berbagai organisasi yang ada, sampai pendapat-pendapat yang dilontarkan dalam kajian-kajian bidang da’wah, dan lainnya.

Individu muslim hendaknya mempelajari pemikiran gerakan islam yang asli, metode pelaksanaannya, dan pembentukannya serta langkah-langkahnya untuk melawan kemurtadan dan kekafiran dalam seluruh levelnya. Beberapa kajian yang sebaiknya ditelaah:
1. Minhajul-Inqilabil-Islami, karangan al-Maududi.
2. Ma’alim fith-Thariq, karangan Sayyid Quthb.
3. Waaqi’ul-Muslimiin wa Sabiilun-Nuhudh Bihim, karya al-Maududi.
4. Rasaa’il al-Ustadz asy Syahid Hasan Al Banna yang berisi: “al-Muktamar al Khamis” ,
“Risaalatut-Ta’lim”, “Baik al-Amsi al Yaum”, “ar-Rasaa’il ats Tasalaasah”, dan “Da’watuna fi Thaurin Jadiid”. Kemudian semua rasa’il al Ustadz Hasan Al Banna dan catatan-catatannya.
Lebih dikhususkan lagi bagian akhir dari risalah tersebut.
5. Silsilah Rasa’il, bagian usrah: “Adabul Usrah wal-Katibah”, “Nizhamul-Usrah”, “Nasyatuhu wa Ahdaafuhu”, “Nahwa Jailin Muslim”.
6. Musykilaatud-Da’wah wad-Da’iyah, karangan Fathi Yakan.
7. Tadzkiratud-Du’aat, karangan al-Bahiy al-Khuli.
8. Nahwa Hukmin Islaami, karangan Muhammad Ali ad-Dhanawiy.
9. Al Ikhwaanul Muslimuun, Fi Harbil-Falisthiin.
10. Al Muqawamatus-Sirriyyah fi Qanaatis-Swiss.

Langkah pertama yang harus dimiliki oleh umat Islam dalam mempersatukan dan merekatkan hati umat, adalah menyamakan persepsi tentang langkah-langkah utama dalam proses pendidikan dan pengajaran.

Berikut ini beberapa buku karangan kami tentang Fiqhud-Da’awah. Juga buku mengenai membina dan mengaktifkan amal islami, yaitu:
1. Jundullah: Tsaqafatan wa Akhlaqan.
2. Min Ajli Khutwah Ilal-Amam ‘Ala Thariqil-jihadil-Mubarak.
3. Al-Madkhal Ila Da’watil-Ikhwanil-Muslimin.
4. Jaulaat fil-Fiqhain al-Kabiir wal-Akbar wa Ushuuluha.
5. Fi Afaaqit-Ta’liim.
6. Duruusun fil-Amalil-Islami al-Mu’ashir.
7. Jundullah Takhtiihan.
8. Hazihi Tajribatii wa Hadzihi Syahadatii.
9. Fushuulun fil-Imrah wal-Amiir.

K. CATATAN DAN SARAN
“Jika kalian melihat seseorang sering mendatangi masjid (untuk shalat), maka persaksikanlah tentang kelurusan imannya.” (HR. Ahmad, Tirmidzi, Ibnu Majah, dan Darimi)

Kembali ke masjid, meramaikannya dengan ilmu atau zikir kepada Allah SWT, dan mengadakan pengajian untuk kaum muslimin di masjid-masjid adalah awal dari usaha menghidupkan Islam

Suatu masjid, bila diorganisasi dengan baik oleh seorang ulama yang shaleh yang berjihad untuk membentuk sebuah kelompok, lalu di dalam kelompok tersebut dibagi individu-individu yang ditugaskan mempelajari suatu keilmuan Islam. Dan dibentuk halaqah-halaqah kajian. Jika para aktivis tersebut menguasai materi yang dipelajarinya, para pengajar mengganti dengan materi yang lain. Apabila telah selesai mengkaji pada suatu periode, diteruskan pada periode selanjutnya. Demikianlah individu mulim berpindah dari satu halaqah ke halaqah yang lain, dari satu marhalah ke marhalah yang lain, sehingga sempurnalah wacana kelimuan Islamnya. Setelah itu, jika seorang aktivis telah menguasai apa yang dipelajarinya, kepadanya dibebankan mengajarkannya di masjid tersebut atau di masjid yang lain.

Kami menganjurkan agar diadakan beberapa halaqah berikut ini, di masjid-masjid pada suatu tempat. Yaitu, Halaqah kajian ushuluts-tsalasah, halaqah pengajian Al Qur’an, halaqah pengajian hadits, halaqah kajian ushul fiqih, halaqah kajian aqaid, halaqah kajian fiqih, halaqah kajian dasar-dasar akhlak, halaqah kajian bahasa arab, halaqah kajian mengetahui konspirasi terhadap Islam, halaqah kajian sejarah Islam, halaqah kajian dunia Islam dan kekiniannya, halaqah kajian islam kontemporer, halaqah fiqih da’wah.

Setiap halaqah harus ada penanggung jawabnya yang mempunyai spesialisasi dalam kajian tersebut. Mempelajari ilmu-ilmu tersebut tidak bisa dengan otodidak atau mengkaji sendiri, melainkan harus dilaksanakan di masjid karena lebih banyak berkahnya dan dapat bersatu dengan ikhwan lainnya.


Akhlak Serdadu Islam Rabbani (JUNDULLAH Akhlaqan)


A. AKHLAK ISLAM
Dalam diri kaum muslimin yang hidup pada zaman keemasan Islam akan terlihat SEMUA akhlak yang sangat mulia. Adapun pada diri muslim yang hidup setelahnya, hanya didapati sebagian seginya menonjol dan bagian yang lainnya hampir tidak terlihat eksistensinya.

Muslim pada zaman keemasan Islam terlihat sangat alim, zahid, patuh, saling menolong, menjadi dai, pemberani, jujur, bijaksana, politikus, oranisatoris, beradab dan cerdas. Adapun muslim saat ini hanya memiliki akhlak yang setengah-setengah.

Seseorang akan mendapat predikat “tentara Allah SWT” bila telah memenuhi lima akhlak yang tercantum di dalam QS. Al Mujaadilah: 22, yaitu:
1. Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai-Nya.
2. Bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu’min
3. Bersikap keras terhadap orang-orang kafir.
4. Berjihad di jalan Allah
5. Tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela.

B. KARAKTER PERTAMA: Wala (Loyalitas)
Sifat pertama adalah mengkhususkan wala ‘loyalitas’ hanya kepada Allah SWT, Rasulullah dan orang mukmin. (An-Nisaa’:138-139), (Al Maaidah: 56), (At Taubah: 71), (Al Mumtahanah: 4), (Al kahfi: 102), ( At Taubah: 16)

Dan tidak memberikan loyalitas kepada orang-orang kafir, munafiq, fasik ataupun menjadikan mereka sebagai teman karib tempat mencurahkan hati. (Al Maaidah: 51), (Al Maaidah: 57-58), (At Taubah: 23), (Ali Imran: 28)

Karakter-karakter orang munafik tercantum di (QS. 2: 11- 16), (QS. 4: 60-61), (QS.24: 27-50), (QS.9:67), (QS. 4: 140-141). Dan di dalam hadits Bukhari, sifat orang munafik ada 4, yaitu jika diberi kepercayaan dia berkhianat, jika berbicara berbohong, jika berjanji tidak ditepati dan jika bersaing akan berbuat curang. Di dalam hadits Muslim, sifat orang munafik adalah berleha-leha ketika tiba waktu shalat dan shalat dengan tergesa-gesa.

Fenomena-fenomena wala’ yang diharamkan:
1. Fenomena Pertama: Mengikat kontrak dengan orang kafir. (Al Hasyr: 11)
2. Fenomena Kedua: Membeberkan rahasia orang mukmin kepada orang kafir. (Al Mumtahanah: 1)
3. Fenomena Ketiga: Cinta kepada orang yang menentang Allah SWT. (Al Mujaadilah: 22)
4. Fenomena Keempat: Memilih pergaulan dengan orang kafir dan munafik. (An Nisaa: 140)
5. Fenomena Kelima: Taat. (Muhamamd: 25-26), (Al An’aam: 116), (Al Ahzab: 48), (Al Kahfi: 28), (Ali Imran: 149-150)
6. Fenomena Keenam: Menirukan sesuatu. Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang mengikuti perilaku suatu kamu maka dia bagian dari mereka.” (HR. Ahmad)

C. KARAKTER KEDUA: MAHABBAH
Mahabbah ‘cinta’ seorang hamba kepada Allah SWT merupakan pengaruh alami yang timbul dari rasa syukur atas nikmat yang dikaruniakan Allah SWT kepadanya.

Pembahasan bagi yang ingin meniti jalan menuju cinta Allah SWT dibagi tiga, yaitu:

1. Orang-Orang Yang Dibenci Allah SWT
a. Condong pada kesesatan.
b. Menggunakan tradisi orang-orang pada zaman jahiliyah.
c. Membunuh manusia tanpa alasan yang benar.
d. Banyak gosip. (An Nisaa: 114), (Al Mujaadilah: 9)
e. Takabbur
f. Syirik (Ibrahim: 13-14)
g. Taat dan tunduk pada syetan, melakukan dosa-dosa besar dan kecil. (Ibrahim:22)
h. Dusta dan menentang ayat-ayat Allah. (Al An’aam: 157)
i. Menghukumi tanpa berlandaskan hukum Allah. (Al Maaidah: 45)
j. Berdusta/berbohong kepada Allah SWT. (Al An’aam: 21), (An Nahl: 116), (Al Baqarah: 140)
k. Melampaui batas dari ketentuan Allah (Al Baqarah: 229)
l. Mengikuti hawa nafsu dan meninggalkan syariat Allah. (Al Qashash: 50)
m. Ayat-ayat Allah diperdengarkan namun ia tidak mengingat-Nya. (Al Kahfi:57)
n. Memfitnah, merendahkan dan mengolok-olok orang muslim. (Al Hujuraat: 11)
o. Mencari-cari kesalahan dan mengghibah orang muslim. (Al Hujuurat: 12)
p. Kekufuran. (Ali Imran: 105-106). Sebab-sebab dari sebuah perpecahan:
- Meninggalkan jalan Allah lalu mengikuti jalan-jalan setan. (al-An’aam: 153)
- Tidak disatukan oleh kebenaran dan melupakan sebagian ajaran Allah. (al-Maa’dah: 14)
- Tidak adanya kejernihan akal. (Ali Imran: 152)
- Tidak adanya persatuan hati di antara mereka tidak terdapatnya sifat zuhud dunia. (al-
Anfaal: 63)

2. Orang-Orang Yang Dicintai Allah SWT
a. Orang yang berbuat al-Ihsan.
(Ali Imran: 134), (Ali Imran: 147), (Az Zumar: 17-18), (An Nisaa: 36), (al Baqarah: 8).
b. Orang yang bertaubat.
(Al Baqarah: 222), (At Taubah: 108), (Ali Imran: 135-136)
c. Orang yang menyukai kebersihan ibadah.
d. Orang yang Mengikuti Rasulullah SAW. (QS. Al Ahzab: 21).
Dengan cara:
- Selalu mengharap rahmat Allah dan hari akhirat
- Selalu berzikir kepada Allah SWT (Al-Ma’tsurah, tahlil, tahmid, istighfar, shalawat, membaca
Ali Imran pada hari Jum’at, membaca Al Qur’an)
- Meneladani sunnah Rasulullah SAW dan para sahabat. (Shiddiq, amanah, fathanah, tabligh dan seluruh perilaku Rasulullah SAW)
e. Orang-orang yang saling mencintai dan bersaudara karena Allah.
Hal-hal yang Perlu Diperhatikan.
Satu, mahabbatullah adalah sebagai berikut.
- Cinta karena Allah SWT.
- saling mengunjungi karena Allah SWT.
- Memberi harta karena Allah SWT.
Dua, mahabbah karena Allah SWT hanya dapat terwujud jika terhindar dari motivasi untuk ambisi pribadi. (Al ‘Ashr: 1-3).
Tiga, persaudaraan karena Allah SWT tidak akan berlangsung lama kecuali jika dilandasi dengan takwa dan akhlak. (Az Zukhruf: 67), (Al Isra: 53)
Empat, Persaudaraan karena Allah SWT dapat berlangsung lama hanya dengan menjaga rahasia saudaramu, tidak ghibah, serta kamu tunaikan haknya.
f. Orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur. (Ash-Shaff: 4)
g. Orang yang bertaqwa.
1. Kedudukan dan Urgensi Taqwa dalam Islam.
Satu, Allah SWT berfirman (An Nisaa’:131). Dan wasiat Allah SWT kepada seluruh umat: (Asy Syu’ara: 10-11), (Asy Syu’ara: 123-124) (Asy Syu’ara: 161) (Asy Syu’ara: 123-124), (Al Baqarah: 183), (Al Baqarah: 188), (Al Baqarah: 179), (Asy Syuara: 108).
Dua, Allah SWT menjadikan takwa sebagai ukuran dekat dan jauhnya seseorang dari-Nya. (Al Hujurat: 13).
Tiga, surga yang luasnya seluas langit dan bumi hanya untuk orang yang bertaqwa. (Al Baqarah: 212), (Al Hijr: 45), (Al qamar: 54)
Empat, Orang bertaqwa senantiasa tertindas, sebagai sebuah sunnatullah. (Muhammad: 31), (Ali Imran: 142), (At Taubah: 16), (Al Qashash: 5-6)
Lima, Orang bertaqwa akan ditolong Allah, sebagai sebuah sunnatulah. (Al Fath: 23), (Faathir: 43). Syarat-syarat datangnya pertolongan Allah:
1. Persatuan. (Al Anfaal: 46)
2. Bergantung hanya pada Allah SWT. (At Taubah: 25)
3. Mendukung dan taat pada pemimpin selama dalam kebaikan. (Ali Imran: 152)
4. Beramal hanya mengharapkan ridha Allah SWT. (Muhammad: 7), (Al Qashash: 83)
5. Hendaknya jamaah mu’min mewujudkan tujuan-tujuan umu Islam pada saat
kemenangannya. (Al Hajj: 40-41)
6. Setiap individu muslim hendaknya saling membahu. (Al Maa’idah: 54)

2. Intisari dan Hakikat Taqwa
Pertama, universalitas Islam.
Kedua, taqwa adalah sebuah naluri yang merupakan sumber dari tingkah laku.
Ketiga, Sifat-sifat orang bertaqwa di dalam Al Qur’an. (QS. 2: 1-5), (QS.2: 177), (QS. 3: 15-17), (QS.3: 133-136), (QS. Al Anbiyaa’: 48-49), (QS. Adz Dzaariyat: 16-19)

a). Definisi Pertama Orang yang bertaqwa. (QS. 2: 1-5) (Iman terhadap alam ghaib, shalat, infak, mengikuti Al Qur’an). Berikut ini sebagian fenomena dari solidaritas tanggung jawab dalam rangka menegakkan kitabullah.
1. Solidaritas keluarga. (Thaahaa: 132), (Maryam: 55), (Al Baqarah: 132), (Al Baqarah: 128).
2. Solidaritas terhadap kerabat. “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu yang terdekat.” (Asy Syu’araa: 214)
3. Solidaritas terhadap negara. “Sebaik-baik jihad adalah menegakkan kalimat hak terhadap penguasa yang zalim.” (HR. Abu Dawud)
4. Solidaritas umum yang terjadi di masyarakat. (At Taubah: 71)
5. Solidaritas dalam negara. (Ali Imran: 110)

b) Definisi Kedua Orang-Orang yang Bertaqwa (Al Baqarah: 177).
(1). Memberikan harta yang dicintai kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir dan orang-orang yang meminta dan memerdekakan hamba sahaya.
(2). Dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji.
Satu, janji kepada Allah yaitu pengakuan untuk menuhankan dan beribadah. (Al A’raaf: 172)
Dua, janji komitmen secara teori dan keilmuan terhadap syariat Islam. (Al Maaidah: 7), (Al Baqarah: 285)
Tiga, janji menepati kewajiban muamalah sesama manusia.
Empat, janji baiat kepada pemimpin yang hak atau khalifah.
Lima, menepati janji kepada non muslim, baik harbi maupun dzimmi ataupun muahid. (an Nahl:91)
(3). Sabar dalam kefakiran, sabar terhadap penyakit dan musibah, sabar dalam peperangan, sabar dalam Islam dan tetap tegar memegang nilai-nilainya di saat manusia menyimpang darinya, sabar dalam kehilangan harta dan keluarga.

c) Definisi Ketiga Orang-Orang yang Bertaqwa (Ali Imran: 15-17)
- Ash-shidqu terhadap Allah SWT (Al Ahzab: 23) dan dengan lidah.
- Al Qunut. (Ali Imran: 17)
- beristighfar pada waktu sahur. (Adz Dzaariyaat: 18)

d) Definisi Keempat Orang-Orang yang Bertaqwa. (Ali Imran: 133-136)

e) Definisi Kelima dari Orang-Orang yang Bertakwa. (Al Anbiyaa: 48-49)
Satu, Takut akan azab Tuhannya. (Al Ahzab: 39), (Al A’raf: 99), (Az Zumar: 23), (Al Hasyr: 21)
Dua, Takut akan tibanya hari kiamat. (Ath-Thuur: 16-27)

f) Definisi Keenam Orang-Orang yang Bertakwa (Adz Dzaariyaat: 16-19)
Satu, memiliki ihsan.
Dua, Menyedikitkan waktu tidur malamnya.
Tiga, Shalat malam dan istighfar di waktu pagi.
Empat, Memberi kepada orang miskin.

3. Jalan untuk Mencapai Taqwa
Pada hakikatnya, takwa merupakan malakah ‘sifat yang kokoh’ dalam hati. Jika malakah bersemayam dalam hati, jasad akan menempuh jalan dan metode Allah SWT.

a) Jalan Pertama.
Membaca Kitab disertai tadabbur. (Shaad: 29), (Thahaa: 113), (Al Hajj: 46).
(1) Kadar Wirid. Waktu minimal khatam, adalah tiga hari. Batas pertengahan adalah seminggu.
(2) Etika Tilawah: Perhatikan tajwid dan bersenandung dengan pilu dan sedih.
(3) Majelis untuk Mendengarkan.
(4) Wirid hafalan

b) Jalan Kedua.
Mujahadah meraih petunjuk. (Al Ankabuut: 69), dengan cara:
(1) Iman kepada Allah (At-Taghaabun: 11) dengan cara zikir dan pikir (Ali Imran: 190-191) dan amalan zikir pikir yang paling baik adalah membaca Al Qur’an (Yaasiin: 69) dan sebaiknya dibaca pada waktu malam (Al Muzzammil: 6).
(2) Menyibukkan jiwa selamanya dengan taklif (tugas-tugas agama). Beruntunglah orang-orang yang beriman (Al Mu’minuun: 1- 9)

c) Jalan ketiga.
Berpuasa (Al Baqarah: 183-185), yaitu puasa wajib dan puasa sunnah (puasa senin dan kamis, puasa tiga hari dalam setiap bulan, puasa enam hari di bulan syawal, hari arafah, asyura serta sebelum dan setelahnya.

d) Jalan Keempat.
Ma’rifatullah (Al Baqarah: 21).
(1) Mengetahui zat-Nya, sifat-sifat-Nya, dan nama-nama-Nya.
(2) Mengenal shamadi-Nya (ketergantungan segala sesuatu pada-Nya) (Faathir: 41)
(3) Mengenal Qidam-Nya dan Baqa-Nya. Dia mustawin ‘bersemayam’ di atas arasy-Nya. (As Yuura: 11), (Al Ikhlas: 1-4)
(4) Mengenal sifat ilmu-Nya (Al An’am: 80)
(5) Mengetahui DiaMaha Memperbuat yang diinginkan (Yaasiin: 82)
(6) Mengetahui Dia Maha Mendengar dan Melihat (Luqman: 28)
(7) Mengetahui Dia Mutakallim (Maha Berbicara) (An Nisaa: 164)
(8) Mengetahui sifatnya adalah qadim azali.
(9) Mengetahui bahwa Allah bisa mencintai, bisa marah, dan membenci, bisa memberi karunia, bisa membalas dendam, dan bisa mengasihi, disa memberi sangsi.
(10) Mengetahui Allah memiliki asmaul husna. (Al A’raaf: 180)

h. Orang-Orang Yang Adil. (Al Maa’idah: 42)
Aspek-aspek keadilan yang diperintahkan
1) Adil dalam memutuskan perkara, meski terhadap orang kafir. (Al Maa’dah: 42)
2) Adil sebagai mediator berdamai. (Al Hujuurat: 9-10)
3) Adil kepada orang kafir yang dalam perjanjian damai. (Al Mumtahanah: 8)
4) Adil menetapkan hukum. (An Nisaa’: 58)
5) Adil dalam bersaksi. (An Nisaa’:135)
6) Adil dalam bermuamalah. (AL Baqarah: 282-283)

i. Orang-Orang Yang Profesional
Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya Allah menyukai hamba yang profesional.” (HR. Thabrani)
j. Orang-Orang Yang Sabar (Ali Imran: 146) dan Tawakal (Ali Imran: 159)

3. Mahabbah atau Kecintaan Manusia Terhadap Allah SWT
(‘Dan Mereka (Kaum itu) Mencintai-Nya.”)
Mahabbah (Al Baqarah: 165) adalah:
1) Kecenderungan dengan hati yang sangat meluap cintanya.
2) Mengutamakan yang dicintai.
3) Keserasian dengan yang dicinta.
4) Kesesuaian hati dengan Tuhan.
5) Menganggap banyak yang sedikit dari-Nya, dan menganggap sedikit yang banyak dari dirinya.
Esensi Mahabbah: kamu merelakan seluruh milikmu kepada yang kamu cintai, sehingga tidak ada sesuatu yang tersisa untuk dirimu.

Kita mencintai Allah, Rasulullah SAW, para nabi, para sahabat, tabi’in, dst.

D. KARAKTER KETIGA DAN KEEMPAT: BERSIKAP LEMAH LEMBUT TERHADAP ORANG-ORANG MUKMIN DAN BERSIKAP KERAS TERHADAP ORANG-ORANG KAFIR
1. Karakter Ketiga: Sikap Lemah Lembut terhadap Orang-Orang Mu’min Serta Fenomena-Fenomenanya
Sikap lemah lembut dan rendah hati terhadap orang-orang beriman merupakan dampak rahmat atau kasih sayang terhadap mereka. (At Taubah: 128), (Asy Syu’araa: 215-21), (Al Hijr: 88)

Fenomena kasih sayang terhadap orang-orang mukmin:
a. Memaafkan dan memohonkan ampun, serta bermusyawarah dengan mereka. (Ali Imran:159)
b. Tawadhu terhadap mereka.
c. Menghilangkan hal-hal yang bisa menyakiti mereka.
d. Berjumpa dengan mereka dengan senyum berseri dan berbicara dengan perkataan yang baik.
e. Meringankan kesulitan, menghilangkan kesusahan, dan menolong orang yang sangat membutuhkan pertolongan.
f. Bersikap ramah atau lemah lembut terhadap mereka.
g. Senang melakukan yang mereka senangi (berupa kebaikan)
h. Menghormati tamu, membei kegembiraan, jangan iri, jangan saling benci dan jangan tanaajusy.
i. Menegakkan hak-hak mereka
j. Tidak menakut-nakuti (mengintimidasi), tidak mendatangkan bahaya, atau menipu mereka.
k. Tidak merasa gembira karena musibah atau penderitaan yang menimpanya, dan tidak membencinya.
l. Memperhatikan urusan mereka, serta empati kepada mereka.
m. Di medan perang, kita memerangi yang menindas mereka dan memberikan bantuan kepada mereka.
n. Mendukung dan bertempur bersama mereka.
o. Membantu menghilangkan kezaliman dari mereka, jika mereka dikuasai dalam bentuk apapun. Dan memberi pelayanan kepada orang-orang beriman.


2. Karakter Keempat: Sikap Keras Terhadap Orang-Orang Kafir dan Fenomena-Fenomenanya
Dunia Islam terbagi dua kawasan: kawasan perang (darul harb) dan daerah Islam (darul Islam).
a. Di wilayah Perang (At Taubah: 123), (Muhammad: 4), (at Taubah: 29), (Al Anfaal: 39)
b. Di Wilayah Daarul Islam
Untuk kafir zimmi, mereka harus membayar jizyah dan mereka harus tunduk kepada hukum-hukum kita. Dan untuk kafir harbi yang tidak minta proteksi kita, maka darah dan hartanya halal. Jika ia kafir harbi yang meminta proteksi kita, maka hukumnya sesuai dengan hukum proteksi.

Orang-orang murtad yang harus dihukum adalah (1) orang zindiq, (2) peramal, (3) orang kafir, (4) penganut paham libertinisme, (5) munafik, (6) orang yang ingkar sebagian hal-hal yang dogmatis, (7) penyamun, (8) budak nafsu, (9) tukang sihir, (10) orang kafir yang mencela nabi.

E. KARAKTER YANG KELIMA: BERJIHAD DI JALAN ALLAH TANPA MERASA GENTAR DARI CELAAN ORANG (“MEREKA BERJIHAD DI JALAN ALLAH TANPA MERASA TAKUT CELAAN ORANG YANG MENCELA”)
Kaum komunis, kapitalis, Zionis, Freemansonry, misionaris, orang-orang salib, serta negara-negara besar dan kecil, semuanya membidikkan anak panah kepada jundullah. Akan tetapi jundullah terus berlalu dalam jihad rabbaninya, tidak gentar dengan celaan dan kecaman orang- orang yang mencela. ( Al Maa’idah: 54), (Al Ahzab: 23).

Jihad yang murni hanya dapat terwujud dengan ilmu dan amar ma’ruf nahi munkar. (Ali Imran: 110)

Lima jenis jihad yang diisyaratkan dalam Al Qur’an atau dalam sunnah (At Taubah: 122)

1. Jihad dengan Lidah (Jihad Lisani)
Pertama, tabligh dan menegakkan hujjah terhadap orang-orang kafir, munafik dan fasik. (Al Furqaan: 52), (Ali Imran: 187), (An Nahl: 125).
Kedua, memberi nasihat dan mengingatkan. (Ad Dzaariyaat: 55), (Qaf: 35)
Ketiga, mengumpat dan mencekam dnegan kata-kata yang kasar (bila dengan lemah lembut tak mempan). (Al Anbiyaa’: 67)

Catatan untuk jihad lisani.
Pertama, mulailah dengan yang terpenting baru yang penting. Akidah sebelum ibadah.
Kedua, luruskan niat karena Allah.
Ketiga, melakukan studi lapangan tentang penyimpangan.
Keempat, Perangkat dan Sarana Jihad Lisani.
a. Menerbitkan Buku-Buku Islami
b. Majalah, Surat Kabar dan Buletin
c. Pidato, Ceramah, Kuliah atau Pengajian Umum di Masjid dan di Rumah
d. Da’wah Individual, Kunjungan, Rihlah (Rekreasi), dan Pengajian (Halaqah)

2. Jihad Pendidikan dan Pengajaran (Ta’limi) (Al Maa’idah: 78-79), (At Taubah: 122)
Akhlak atau etika-etika dasar dalam memberikan pendidikan yang sehat:
a. Mengambil Al Qur’an dan sunnah (Ali Imran: 79)
b. Memahami ilmu fiqih, ilmu tauhid dan ilmu akhlak.
c. Sejarah Islam
d. Memperhatikan urusan kaum muslimin.
e. Mengetahui konspirasi musuh-musuh Islam
f. Mempelajari bahasa Arab dan ilmu-ilmu bahasa Arab.
g. Studi-studi keislaman modern.
h. Ushul yang tiga, Allah, Rasul dan Islam.

Sarana-Sarana Jihad Ta’limi
a. Kursus-kursus pendidikan yang jangka waktunya disesuaikan dengan orang-orang.
b. Pengajian-pengajian ilmiah di rumah maupun di masjid secara rutin.
c. Menelaah secara pribadi.
d. Belajar bersama antara dua orang.
e. Membuka sekolah-sekolah agama
f. Membuat kelas-kelas pengajaran umum di dalam masjid.
g. Mengadakan rihlah atau rekreasi, yang menghimpun antara ilmu, dakwah, dan amal.
h. Mengadakan acara perkemahan atau camping, yang didalamnya diadakan pemusatan latihan.
i. Menciptakan klub-klub pengetahuan keislaman.
j. Pendidikan agama di sekolah-sekolah

3. Jihad dengan Tangan dan Jiwa
Dua bentuk Jihad tangan:
1. Berjihad dengan tangan di muka bumi Islam
2. Berjihad dengan tangan di luar bumi Islam

a. Berjihad dengan Jiwa di Daarul Islam (Secara Internal)
(Al Ahzab: 60-62), (At Taubah: 73)
Orang-orang munafik, orang-orang yang punya penyakit dalam hati, dan orang-orang yang menyebarkan berita bohong, berada dalam darul Islam. Ancaman pembunuhan tersebut menunjukkan bahwa boleh melakukan jihad terhadap mereka.

Rasulullah SAW membolehkan setiap mukmin berjihad melawan mereka dengan tangan mereka. Sebagaimana juga membolehkan pada setiap mukmin memberantas kemungkaran dengan tangan.

Para fuqaha Hanafiah mengatakan bahwa setiap orang yang melihat seorang muslim berzina, maka halal baginya untuk membunuhnya.

An-Nashihi memfatwakan wajibnya membunuh setiap orang yang menyakiti atau merusak.

Menurut Syarah al-Wahbaniyah, bisa juga dengan mengasingkan pelakunya dari kampung itu, atau dengan menyerang rumah atau tempat tinggal para pelaku kekerasan.

Ibnu Abidin menjelaskan beberapa hal yang terdapat dalam konteks dalam syarahnya sbb:
Orang yang mengambil hak orang lain secara terang-terangan, perampok jalanan, semua perbuatan dosa besar(tukang sihir, pencuri, homoseksual, perampok jalanan, tabarruj (wanita berpakaian seronok)

Syaikhul Ibnu Taimiyyah dalam risalah Ahkam as-siyasah membolehkan dibunuhnya orang yang mendatangi para penguasa dengan kerusakan.

Pengarang Ihya Ulumuddin (yakni al Ghazali), seorang ulama Syafi’I, ketika berbicara tentang tingkatan ihtisab (tugas pengawasan dan pencegahan kemungkaran), mengatakan sebagai berikut.
Tingkatan kelima: mengubah kemungkaran dengan tangan. Etikanya ada dua yaitu, pertama, tidak turun langsung selama ia mampu melimpahkannya kepada petugas dan kedua, membatasi yang perlu.
Tingkatan keenam: mengancam dan menggertak.
Tingkatan ketujuh: memukul langsung dengan tangan dan kaki, tanpa penghunusan senjata.
Tingkatan kedelapan: jika tidak mengalahkan orang itu sendiri, ia membutuhkan bantuan orang-orang yang bersenjata.

Imam yang hak adalah imam yang konsisten terhadap hukum-hukum Islam dalam dirinya dan menerapkan kepada umat kitabullah dan sunnah Rasul-Nya.

b. Berjihad dengan Tangan dan Jiwa dalam Peperangan
Jihad ini diterangkan secara rinci dalam buku serial al-Asas fil-Manhaj. Kaidah-kaidahnya sbb:
1. Orang-orang muslim bertugas menaklukkan dunia secara keseluruhan terhadap hukum Allah.
2. Sesuatu yang “wajib” tidak sempurna, maka ia juga wajib hukumnya.
3. Penaklukan dengan persatuan umat Islam untuk mendirikan kekhalifahan. Caranya, dengan wajib berjihad.
4. Wajib mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan bagi gerakan penaklukan dunia.
5. Fardhu ‘ain berjihad dengan jiwa di setiap wilayah islam yang diserang maupun di wilayah tetangga yang berdekatan.
6. Wajib memanfaatkan cakrawala da’wah karena jalan untuk menaklukan dunia pada kekuasaan Allah sangat panjang.

4. Jihad Politik
Jenis-jenis pemerintahan ada tiga, yaitu sbb:
a. Pemerintahan Islam yang Adil
Kita wajib tunduk dan patuh, setia dan memeliharanya.

b. Pemerintahan Islam yang Zalim
Kewajiban kita terhadapnya adalah menasihati dan meluruskannya.

c. Pemerintahan yang Kafir
Dalam pemerintahan ini, kita mempunyai banyak kewajiban. (At Taubah: 73)

Beberapa bentuk jihad yang termasuk dalam jenis pemerintahan.
a. Jihad Politik dalam Negara Islam yang Adil
Pemerintahan Islam yang adil adalah pemerintahan yang para pemimpin dan aparatnya adalah orang-orang muslim yang konsisten dengan Islam. Yaitu suatu model pemerintahan yang dimaksud dalam QS. Al Hajj: 41. Dalam pemerintahan ini kita wajib memberi nasihat dan bersahabat, memberi loyalitas dan berkorban (An Nisaa’: 59)

b. Jihad Politik dalam Negara Islam yang Menyimpang
Apabila amir dan pemerintahannya masih tetap mengakui Allah dalam kekuasaan-Nya dan tidak mengakui syariat lain selain syariat-Nya, maka mereka adalah orang yang fasik. Batas yang memisahkan kita dengan mereka adalah shalat. Jika mereka masih konsisten dengan shalat, kita tidak memeranginya.
Jika kita tidak mampu memecat dengan cara damai, dan ia melaksanakan shalat, maka sistem jihad poltik kita sbb:
1. Kita setia terhadap mereka, dengan cara menasihati mereka. Bila tidak, pasif terhadap mereka dari segi pergaulan dan keakraban.
2. Melakukan protes, nasihat dan kritik.
3. Mengawasi aparatur negara
4. Proaktif dalam jihad lisani dan jihad ta’limi, membentuk opini umum syariat Islam.
5. Pengaturan gerakan jihad tangan untuk mencegah kemungkaran, tanpa harus berkonfrontasi dengan pemerintah.
6. Menanjak sedikit demi sedikit ke arah Islam, sampai membawa pemerintahan mereka kembali kepada keadilan yang sempurna.

c. Jihad Politik dalam Negara Kuffar
Saat muslim tinggal dalam darul Islam yang diperintah orang-orang kafir, maka muslim wajib berperang untuk mencopot rezim kafir. Bila tidak mampu, muslim harus mempersiapkan jalan-jalan untuk bisa lepas.

Aspek-aspek ijtihad yang keliru:
1. Pendapat bahwa wajib mendirikan lembaga-lembaga sosial namun melarang anggotanya terlibat dalam aktiitas keislaman, seperti aktivitas politik.
Bantahan: (Al Hujuurat: 10), (Al Maaidah: 2)

2. Perkumpulan yang anggotanya terisolasi dari kaum muslimin.
Bantahan: Hal ini dapat memecah belah sehingga terjadilah sepuluh ulama, sepuluh tubuh.

3. Tidak turut campur urusan politik.
Bantahan: Bila kita bermukim di sebuah negara yang belum berdiri pemerintahan Islam maka diwajibkan atas setiap muslim secara fardhu ‘ain untuk berusaha menegakkannya dan perlunya partai politik Islam yang berdasarkan akidah Islamiyah.

4. Kaum muslimin harus mempunyai blok-blok atau kubu-kubu politik yang memiliki pemikiran yang jelas.
Bantahan:
a. Hukum-hukum Islam sebagian jelas dan sebagian tidak bisa dicapai kecuali dengan ijtihad. Ijtihad hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki kriteria.
b. Dalam masalah khilafiyah, seseorang tidak boleh memaksakan pada umat secara keseluruhan untuk mengambil salah satu pendapat, kecuali khalifah.
c. Bukan hak seseorang atau kelompok untuk mengadopsi suatu pendapat karena dapat menimbulkan perpecahan umat.

5. Sudut pandang yang mengakui adanya multifraksi Islam.
Bantahan:
a. (An Nisaa’: 103)
b. Pengelompokan dapat menimbulkan ketidaksempurnaan dari berbagai aspek dan harus ada kepemimpinan yang satu.

6. Sudut pandang bahwa kita kini ada dalam era Makkiyah, sehingga tanpa fase jihad dan pergolakan.
Bantahan:
Era Makkiyah adalah fase yang paling keras dan pergolakan. Dan Islam kini telah lengkap dan sempurna sehingga wajib melaksanakan Islam secara utuh.

7.
a. Sudut pandang negatif bahwa kaum muslimin sedang krisis kepemimpinan sehingga kita tidak usah bekerja dan berusaha.
Bantahan: ”Jika mereka bertiga, maka hendaklah salah seorang dari mereka diangkat menjadi pemimpin. ” (HR. Abu Dawud). Jadi kepemimpinan akan selalu ada.
b. Islam telah terpuruk jadi kita kini cukup beribadah dan akidah saja.
Bantahan: Islam adalah akidah, ibadah dan metode hidup. Dan hadits dari Rasulullah SAW akan datangnya kekhalifahan kembali. Maka setiap generasi muslim wajib berjihad sampai Islam tegak.
c. Sudut pandang frustasi dan putus asa, mereka menyerah dan melupakan firman Allah (Ar Ra’d: 11), (Muhammad: 4), (Muhammad:31), (Ail Imran: 160), (Ali Imran: 140)

Bukanlah pengabdian pada tanah air semata yang menjadi tujuan, melainkan pengabdian pada Islam dalam tanah air adalah yang menjadi tujuan. Seseorang yang mengabdi pada Islam, ia juga telah mengabdi pada negara dan tanah air.

Kita tidak boleh menutupi keislaman kita, di saat kita mampu menampakkannya.

5. Jihad Harta
Jihad Ta’limi, jihad lisani, jihad dengan tangan, jihad politik, semuanya membutuhkan jihad harta. (At Taubah: 111)

Kesanggupan orang-orang muslim itu bertingkat-tingkat. Di antara mereka ada yang hanya sanggup berjihad dengan hartanya, ada yang mampu berjihad dengan jiwanya, ada yang sanggup dengan ilmunya, ada yang sanggup hanya dengan lidahnya, ada yang sanggup berjihad secara politik dan ada yang sanggup melakukan semua jihad.

SARAN-SARAN
1. Agar umat Islam mempelajari buku ini dengan pelajaran yang berkesinambungan dalam suatu kursus pelatihan dalam jangka waktu tertentu. Ilmu, realisasi dan amal.
2. Setiap kelompok dari kalangan kaum muslimin mengadakan muktamar secara rutin dan disepakati program gerakan jihad dalam jangka waktu. Gerakan jihad lisani, ta’limi, jihad dengan tangan, jihad politik dan jihad harta.

Kelima sifat jundullah ini akan memegang solusi problematika umat Islam secara keseluruhan. Di antaranya problema berdirinya negara Yahudi di Palestina. Janji Allah tercantum di QS. Al Israa’: 4-8, dan ini menjadi bagian dari tugas yang harus dikerjakan oleh hizbullah. []




Dirangkum dari Kitab "Jundullah Tsaqafatan wa Akhlaqan"
Penulis: Said Hawwa
Perangkum: Anugerah Wulandari
Penerjemah:
- Muhammad Masnur Hamzah, Lc
- Abdul Hayyie Al Kattani
- Noorchalis Hamzain
- Ahmad Rowie Baihaqi
- Rukman R.Said